Move On dari Euforia Juara Piala Presiden 2026, Persebaya Kembali Tatap Serius Kompetisi Sesungguhnya Super League

Move On dari Euforia Juara Piala Presiden 2026, Persebaya Kembali Tatap Serius Kompetisi Sesungguhnya Super League

Suara Pecari, SurabayaPersebaya Surabaya telah mengalihkan fokusnya dari euforia kemenangan Piala Presiden 2026 untuk menatap persiapan kompetisi utama, Super League 2026-2027. Setelah jeda libur selama empat hari, latihan kembali digelar di Lapangan C, Stadion Gelora Bung Tomo, sebagai langkah pemulihan dan persiapan tim menghadapi tantangan musim mendatang.

Persiapan Pasca Kemenangan Piala Presiden 2026

Persebaya menjalani jadwal pertandingan yang padat selama Piala Presiden 2026, mulai dari fase grup hingga semifinal dan final, yang akhirnya membuahkan gelar juara. Jeda libur empat hari dimanfaatkan untuk memulihkan kondisi fisik dan mental pemain agar siap menghadapi kompetisi Super League.

Pelatih fisik Persebaya, Diogo Carvalho, menekankan pentingnya waktu pemulihan setelah rangkaian pertandingan intens. Selama masa jeda, tidak ada beban latihan fisik tambahan, memberikan ruang bagi pemain untuk beristirahat secara optimal.

Motivasi dan Energi Baru dalam Latihan

Latihan pertama setelah libur menunjukkan peningkatan motivasi dan energi pada skuad Persebaya. Keberhasilan meraih trofi Piala Presiden menjadi sumber kepercayaan diri yang positif bagi para pemain dan staf pelatih.

Diogo Carvalho menyatakan, “Ini merupakan sesi latihan pertama setelah libur. Saya melihat pemain datang dengan motivasi dan energi yang lebih baik. Kemenangan bersejarah yang kami raih sebelumnya juga memberikan energi positif bagi tim. Semangat seperti ini harus terus kami jaga untuk menghadapi sisa musim.”

Persiapan Menjelang Laga Internasional

Persebaya akan menghadapi Penang FC dalam pertandingan internasional yang digelar di Stadion Gelora Bung Tomo pada Sabtu malam, 15 Agustus 2026. Pertandingan ini menjadi kesempatan bagi tim pelatih untuk mengukur kesiapan skuad sekaligus memberikan kesempatan bermain kepada pemain yang belum banyak tampil.

Pelatih fisik menambahkan, “Dengan waktu persiapan empat hari, kami akan berusaha mempersiapkan tim sebaik mungkin. Kami juga ingin memberikan kesempatan bermain kepada pemain yang mungkin belum mendapatkan menit bermain sebanyak yang kami harapkan.”

Fokus Menuju Kompetisi Sesungguhnya

Gelar juara Piala Presiden menjadi modal positif bagi Persebaya, namun target utama adalah mematangkan tim untuk menghadapi Super League 2026-2027. Persiapan fisik dan mental yang optimal menjadi kunci keberhasilan dalam kompetisi yang lebih panjang dan kompetitif.

Persebaya terus mengoptimalkan program latihan dengan pendekatan yang seimbang antara pemulihan dan peningkatan performa, memastikan setiap pemain siap memberikan kontribusi maksimal sepanjang musim.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *