Alasan PBSI Turunkan Joaquin/Fadia di Nomor Ganda Campuran Asian Games 2026
Suara Pecari – PP PBSI menetapkan skuad bulu tangkis Indonesia untuk Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang, dengan fokus utama pada nomor beregu sebelum melanjutkan ke nomor perorangan. Salah satu keputusan strategis yang menarik perhatian adalah penempatan Nikolaus Joaquin dan Siti Fadia Silva Ramadhanti sebagai pasangan ganda campuran, meskipun Joaquin selama ini lebih dikenal sebagai pemain ganda putra.
Tim bulu tangkis Indonesia terdiri dari 20 pemain, dibagi rata antara putra dan putri, dengan 10 pemain di setiap kategori. Pemilihan ini didasarkan pada evaluasi menyeluruh terhadap performa, kondisi fisik, serta kebutuhan tim untuk meraih hasil terbaik di Asian Games. Eng Hian, Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI, menyatakan bahwa komposisi skuad ini merupakan bagian dari strategi untuk mengejar gelar juara nomor beregu putra dan memberikan hasil terbaik di nomor beregu putri.
Strategi Penempatan Joaquin dan Fadia
Nikolaus Joaquin, yang selama ini berpasangan dengan Raymond Indra di nomor ganda putra dan merupakan pemain utama Pelatnas PBSI pada musim 2026, digeser untuk berpasangan dengan Siti Fadia Silva Ramadhanti di nomor ganda campuran. Penempatan ini merupakan perubahan dari daftar administrasi awal yang keliru, di mana Daniel Marthin tercatat di ganda campuran dan Joaquin di ganda putra. PBSI telah mengajukan revisi resmi dan mendapatkan persetujuan dari INASGOC.
Siti Fadia sendiri memiliki pengalaman bermain di ganda campuran pada musim sebelumnya, termasuk berpasangan dengan Dejan Ferdinansyah yang mencapai semifinal di Thailand Masters 2025. Meski membutuhkan adaptasi karena perbedaan pola permainan, pengalaman Fadia menjadi nilai tambah dalam pasangan baru ini.
Komposisi dan Fokus Tim Indonesia di Asian Games 2026
Dalam sektor beregu putra, Indonesia diperkuat oleh Jonatan Christie, Alwi Farhan, Mohammad Zaki Ubaidillah, Muhamad Yusuf, Fajar Alfian, Muhammad Shohibul Fikri, Leo Rolly Carnando, Daniel Marthin, Nikolaus Joaquin, dan Amri Syahnawi. Sementara di sektor beregu putri terdapat Putri Kusuma Wardani, Thalita Ramadhani Wiryawan, Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi, Mutiara Ayu Puspitasari, Rachel Allessya Rose, Febi Setianingrum, Febriana Dwipuji Kusuma, Meilysa Trias Puspitasari, Siti Fadia Silva Ramadhanti, dan Nita Violina Marwah.
Nomor beregu akan digelar pada 20-24 September 2026, kemudian dilanjutkan dengan nomor perorangan pada 25-29 September 2026. Indonesia akan menurunkan pemain di lima sektor perorangan: tunggal putra, tunggal putri, ganda putra, ganda putri, dan ganda campuran.
Tujuan dan Harapan PBSI
PBSI optimistis dengan komposisi yang sudah disusun, termasuk pasangan baru Joaquin/Fadia di ganda campuran, tim bulu tangkis Indonesia dapat menunjukkan performa maksimal dan meraih medali di Asian Games 2026. Eng Hian berharap para pemain menjaga kondisi dan menjalankan program persiapan dengan baik agar dapat memberikan hasil terbaik untuk Indonesia.
Daftar Skuad Bulu Tangkis Indonesia Asian Games 2026
| Putra | Putri |
|---|---|
| Jonatan Christie | Putri Kusuma Wardani |
| Alwi Farhan | Thalita Ramadhani Wiryawan |
| Mohammad Zaki Ubaidillah | Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi |
| Muhamad Yusuf | Mutiara Ayu Puspitasari |
| Fajar Alfian | Rachel Allessya Rose |
| Muhammad Shohibul Fikri | Febi Setianingrum |
| Leo Rolly Carnando | Febriana Dwipuji Kusuma |
| Daniel Marthin | Meilysa Trias Puspitasari |
| Amri Syahnawi | Nita Violina Marwah |
| Nikolaus Joaquin | Siti Fadia Silva Ramadhanti |
Pasangan Perorangan
- Tunggal Putra: Jonatan Christie, Alwi Farhan
- Tunggal Putri: Putri Kusuma Wardani, Thalita Ramadhani Wiryawan
- Ganda Putra: Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin
- Ganda Putri: Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum, Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari
- Ganda Campuran: Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah, Nikolaus Joaquin/Siti Fadia Silva Ramadhanti
Dengan penyesuaian dan strategi yang matang, PBSI menargetkan tim bulu tangkis Indonesia dapat berprestasi dan mengharumkan nama bangsa di Asian Games 2026.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.








