KONI Jateng Evaluasi Cabor Selam Laut Usai Meninggalnya Atlet Asal Jepara

Suara Pecari, Semarang – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Tengah mengumumkan akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap cabang olahraga (cabor) selam laut setelah insiden yang menewaskan atlet asal Jepara, Syabilla Rizkia Putri Raharja, dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII di Semarang pada Minggu, 25 Oktober 2026.

Evaluasi Keselamatan dan Pengawasan Atlet

Ketua KONI Jawa Tengah, Sujarwanto Dwiatmoko, menjelaskan bahwa evaluasi akan difokuskan pada kesiapan perlengkapan keselamatan, pola pengawasan selama pertandingan, serta penambahan jumlah tim penyelamat. Untuk memperkuat upaya penyelamatan, KONI Jateng berencana menambah tim dari Polairud sebagai bagian dari langkah preventif.

Baca juga:

Selain itu, perhatian lebih akan diberikan terhadap kondisi kesehatan atlet sebelum bertanding untuk mengantisipasi risiko kelelahan yang dapat membahayakan keselamatan mereka di lapangan.

Insiden dan Kondisi Atlet Saat Pertandingan

Syabilla Rizkia Putri Raharja, seorang atlet selam asal Kabupaten Jepara sekaligus mahasiswi Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada angkatan 2023, meninggal dunia setelah mengalami tenggelam saat bertanding nomor selam laut dalam Porprov XVII. Syabilla sebelumnya telah menunjukkan prestasi gemilang dengan meraih dua medali emas pada nomor selam kolam.

Kejadian tersebut juga menimpa atlet lain yang mengalami kelelahan dan cedera akibat sengatan ubur-ubur selama pertandingan. Dua atlet lain dilaporkan mengalami kelelahan, satu di antaranya dari Kota Magelang terkena sengatan ubur-ubur dua kali sehingga memerlukan perawatan di rumah sakit, serta satu atlet dari Cilacap yang kelelahan meski berhasil menyelesaikan lomba.

Respons KONI Jawa Tengah dan Penghormatan untuk Almarhum

KONI Jawa Tengah menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga almarhum Syabilla dan masyarakat Kabupaten Jepara. Sujarwanto memuji dedikasi dan prestasi Syabilla sebagai atlet berbakat yang berkontribusi besar dalam olahraga selam di Jawa Tengah.

Baca juga:

Langkah evaluasi ini diharapkan dapat meningkatkan standar keselamatan dan pengawasan dalam cabang olahraga selam laut, guna mencegah kejadian serupa di masa depan dan melindungi atlet-atlet yang berkompetisi.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.

Baca juga:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *