Baso Juherman Kembali Pimpin Muaythai Jawa Timur dan Siapkan Sistem Promosi-Degradasi Atlet Puslatda
Suara Pecari, Surabaya – H. Baso Juherman, S.P., S.H., M.HP., M.AP., kembali dipercaya memimpin Pengurus Provinsi Muaythai Indonesia (Pengprov MI) Jawa Timur untuk masa bakti 2026–2030. Terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Provinsi (Musprov) yang berlangsung di Aula Gedung Suhartatik KONI Jawa Timur pada 11 Januari 2026, Baso Juherman mendapat dukungan penuh dari 34 pengurus kabupaten dan kota se-Jawa Timur.
Kepercayaan ini menjadi momentum penting bagi Baso untuk memperkuat konsolidasi organisasi dan memajukan prestasi Muaythai Jawa Timur, khususnya dalam menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII Tahun 2028. Ia menegaskan fokus utamanya adalah membangun kepengurusan yang solid, profesional, dan berorientasi pada peningkatan prestasi serta keberlanjutan pembinaan atlet.
Sistem Promosi dan Degradasi Atlet Puslatda
Untuk menghadapi PON 2028, Baso Juherman menyiapkan langkah strategis berupa penerapan sistem promosi dan degradasi bagi atlet yang tergabung dalam Pemusatan Latihan Daerah (Puslatda). Sistem ini bertujuan menciptakan persaingan sehat dan memastikan hanya atlet dengan kemampuan, kedisiplinan, dan peluang prestasi terbaik yang dipersiapkan mengikuti kejuaraan nasional.
Atlet yang tidak menunjukkan perkembangan atau gagal memenuhi standar pembinaan berpotensi digantikan oleh atlet lain yang lebih siap menyumbangkan medali emas. Langkah ini diharapkan dapat mempercepat regenerasi dan menjaga kualitas tim Muaythai Jawa Timur.
Kesinambungan Kompetisi dan Pembinaan
Baso menekankan pentingnya kesinambungan kompetisi sebagai kunci keberhasilan pembinaan atlet. Saat ini, atlet Muaythai Jawa Timur hampir setiap bulan mengikuti berbagai event, termasuk Liga Muaythai yang digelar setiap tiga bulan. Kondisi ini memberikan kesempatan bagi atlet potensial untuk tampil dan berkembang.
Selain itu, penguatan klub, pembinaan atlet usia muda, serta peningkatan kualitas pelatih, wasit, dan juri menjadi perhatian utama dalam kepengurusan yang baru. Langkah ini diharapkan dapat mendukung prestasi jangka panjang dan regenerasi atlet yang berkelanjutan.
Dukungan dan Harapan dari KONI Jawa Timur
Ketua Umum KONI Jawa Timur, Drs. Muhammad Nabil, M.Si., memberikan apresiasi atas konsistensi prestasi Muaythai Jawa Timur. Prestasi terbaru mencakup perolehan enam medali emas pada PON 2024 dan gelar juara umum dalam kejuaraan nasional berikutnya. Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil pembinaan terencana dan terukur.
Nabil mengingatkan bahwa pembentukan kepengurusan saja tidak cukup, pengurus kabupaten dan kota harus aktif menjalankan pembinaan dan melahirkan atlet potensial dari daerah masing-masing. Ia juga menegaskan pentingnya Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur X Tahun 2027 sebagai tolok ukur pembinaan dan proses regenerasi menuju PON 2028.
Pesan dari Ketua Umum Pengurus Besar Muaythai Indonesia
Dalam sambutan yang dibacakan Koordinator Wilayah Barat II PBMI, Nurdin Longgari, Ketua Umum Pengurus Besar Muaythai Indonesia (PBMI), Ir. H. AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, M.HP., menekankan bahwa Musprov adalah forum strategis untuk memperkuat konsolidasi, mengevaluasi program kerja, dan menentukan arah pembinaan serta kepemimpinan organisasi.
LaNyalla mengingatkan bahwa jabatan dalam organisasi olahraga adalah amanah yang harus diwujudkan melalui kerja nyata dan peningkatan prestasi atlet. Ia mendorong sinergi yang kuat antara Muaythai Jawa Timur dengan KONI, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan olahraga, sekaligus peningkatan kualitas pembinaan atlet, pelatih, wasit, dan juri.
Menjelang Porprov 2027 dan PON 2028, LaNyalla berharap seluruh jajaran Muaythai Jawa Timur mempersiapkan diri secara maksimal lewat latihan terukur, kompetisi berkelanjutan, dan pembinaan berjenjang.
Menuju Masa Depan Muaythai Jawa Timur
Musprov yang mengusung tema “Konsolidasi Organisasi, Satukan Tekad, Tingkatkan Prestasi, Nyalakan Muaythai Jawa Timur” menjadi momentum untuk menyatukan kekuatan organisasi dari tingkat provinsi hingga kabupaten dan kota. Dengan dukungan penuh dari 34 pengurus kabupaten dan kota serta kepemimpinan Baso Juherman, Muaythai Jawa Timur menghadapi tantangan mempertahankan dominasi prestasi, mempercepat regenerasi atlet, dan merealisasikan target menjadi juara umum PON 2028.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.










