Noel Lamtama Gultom Siswa SMA Negeri 1 Bandar Terpilih Jadi Delegasi Sumut di Parlemen Remaja 2026
SIMALUNGUN – Prestasi membanggakan ditorehkan Noel Lamtama Gultom, siswa SMA Negeri 1 Bandar, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara. Ia terpilih sebagai delegasi Provinsi Sumatera Utara dalam program Parlemen Remaja 2026 yang diselenggarakan Sekretariat Jenderal Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI).
Keberhasilan Noel menjadi pencapaian tersendiri di tengah ketatnya persaingan pelajar dari berbagai daerah di Indonesia. Berdasarkan informasi penyelenggaraan yang disampaikan dalam bahan pemberitaan, sekitar 11.800 pelajar mendaftar untuk mengikuti program tersebut, sementara hanya 200 peserta yang dinyatakan terpilih.
Untuk meraih kesempatan itu, Noel harus melewati sejumlah tahapan seleksi. Prosesnya meliputi pengisian data diri dan profil peserta, penulisan esai, pembuatan video kampanye, psikotes daring, hingga wawancara daring untuk mendalami profil kepemimpinan dan karakter calon peserta.
Rangkaian seleksi tersebut menjadi bagian dari upaya menjaring pelajar yang memiliki kemampuan berpikir kritis, keterampilan komunikasi, integritas, serta potensi kepemimpinan. Terpilihnya Noel menunjukkan bahwa pelajar daerah memiliki kesempatan untuk berpartisipasi dalam kegiatan nasional dan mengembangkan kapasitas diri.
Parlemen Remaja 2026 mengangkat tema “Generasi Cerdas, Aksi Remaja Stop Perundungan, Ciptakan Sekolah Ramah dan Bermartabat.” Tema ini menempatkan persoalan perundungan di lingkungan pendidikan sebagai perhatian penting, sekaligus mendorong keterlibatan remaja dalam membangun suasana sekolah yang aman, inklusif, dan menghargai martabat setiap individu.
Melalui program tersebut, para peserta memperoleh kesempatan untuk mengenal demokrasi, memahami fungsi DPR RI, mempelajari proses legislasi, serta mendalami mekanisme penyampaian aspirasi dalam penyusunan kebijakan publik.
Kegiatan yang dipusatkan di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, beserta lokasi pendukung yang dikoordinasikan penyelenggara, juga menjadi ruang pembelajaran langsung bagi peserta untuk mengenal lingkungan kerja parlemen. Pengalaman ini diharapkan dapat memperluas wawasan generasi muda mengenai proses pengambilan keputusan dan peran mereka dalam kehidupan demokrasi.
Aktif di Forum Anak Sumatera Utara
Di luar pencapaiannya dalam Parlemen Remaja 2026, Noel juga aktif mengembangkan diri melalui kegiatan organisasi. Ia dipercaya menjabat sebagai Sekretaris Forum Anak Daerah Sumatera Utara (FADSU), wadah partisipasi anak yang mendorong keterlibatan generasi muda dalam menyampaikan aspirasi dan memperjuangkan pemenuhan hak anak.
Melalui peran tersebut, Noel terlibat dalam kegiatan yang berkaitan dengan partisipasi anak, penyampaian suara anak, serta edukasi mengenai hak-hak anak. Pengalaman ini menjadi kesempatan baginya untuk belajar berkomunikasi, berkoordinasi, bekerja sama, dan memahami persoalan yang dihadapi anak-anak maupun remaja.
Keterlibatan dalam organisasi juga memberikan ruang bagi Noel untuk mengasah kepekaan sosial. Baginya, partisipasi generasi muda tidak hanya berkaitan dengan keberanian menyampaikan pendapat, tetapi juga kemampuan mendengarkan, memahami kebutuhan orang lain, dan ikut mendorong perubahan yang bermanfaat bagi lingkungan.
Konsisten Berprestasi di Bidang Akademik
Prestasi Noel tidak berhenti pada kegiatan organisasi dan partisipasi di tingkat nasional. Di bidang akademik, ia juga tercatat meraih predikat Juara I Umum secara berturut-turut di SMA Negeri 1 Bandar.
Pencapaian tersebut menjadi gambaran konsistensinya dalam menjalankan tanggung jawab sebagai pelajar, meskipun juga aktif mengikuti berbagai kegiatan di luar kelas.
Keseimbangan antara prestasi akademik dan pengalaman organisasi menjadi bagian penting dalam proses pengembangan dirinya. Keduanya memberikan kesempatan untuk membangun pengetahuan, kedisiplinan, kemampuan bekerja sama, serta tanggung jawab terhadap lingkungan sekitar.
Terpilihnya Noel sebagai delegasi Sumatera Utara dalam Parlemen Remaja 2026 sekaligus menjadi contoh partisipasi pelajar daerah dalam ruang pembelajaran nasional. Kesempatan tersebut tidak hanya membuka wawasan mengenai demokrasi dan parlemen, tetapi juga memperkuat peran generasi muda dalam menyuarakan persoalan yang dekat dengan kehidupan mereka, termasuk upaya menciptakan lingkungan pendidikan yang bebas dari perundungan.
Dengan bekal prestasi akademik dan pengalaman organisasi, Noel diharapkan dapat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memperluas pengetahuan, mengembangkan kapasitas kepemimpinan, serta membawa semangat partisipasi anak dan remaja ke lingkungan sekolah maupun masyarakat.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.










