Start P14, Finis P4! Veda Ega Pratama Bikin Kejutan di Moto3 Qatar

Veda Ega Pratama, moto3 qatar

DOHA – Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, menunjukkan penampilan luar biasa dalam balapan Moto3 Grand Prix Qatar 2026. Memulai perlombaan dari posisi ke-14, pembalap Honda Team Asia tersebut berhasil mengakhiri balapan di posisi keempat.

Hasil ini menjadi pencapaian yang patut mendapat perhatian. Pasalnya, Veda harus menghadapi persaingan ketat sejak awal balapan setelah kehilangan enam posisi start akibat hukuman dari steward.

Baca juga:

Sebelumnya, Veda sebenarnya berhasil menempati posisi kedelapan pada sesi kualifikasi kedua (Q2). Namun, hukuman penalti enam posisi membuatnya harus memulai balapan dari urutan ke-14.

Penalti tersebut dijatuhkan setelah Veda dinilai melakukan pelanggaran terhadap sinyal bendera kuning (yellow flag) saat sesi latihan bebas.

Perjuangan dari barisan tengah
Start dari posisi ke-14 membuat Veda harus bekerja ekstra untuk mengejar rombongan pembalap di depannya. Dalam persaingan Moto3 yang dikenal ketat, kehilangan posisi sejak awal dapat memengaruhi peluang meraih hasil maksimal.

Namun, hasil akhir di posisi keempat memperlihatkan kemampuan Veda untuk bersaing di kelompok depan meskipun memulai balapan dari posisi yang kurang menguntungkan.

Pencapaian ini sekaligus menjadi catatan positif bagi Honda Team Asia. Veda mampu menjawab tantangan yang sebelumnya disampaikan manajer tim, Hiroshi Aoyama, yang menilai pembalap Indonesia tersebut memiliki potensi untuk memperebutkan posisi lima besar.
Sinyal positif bagi masa depan balap Indonesia
Penampilan Veda Ega Pratama di Qatar menjadi kabar menggembirakan bagi dunia motorsport Indonesia.

Baca juga:

Pembalap muda asal Gunungkidul tersebut terus menunjukkan perkembangan di level kejuaraan dunia Moto3. Kemampuannya memperbaiki posisi dari urutan ke-14 hingga finis keempat menjadi modal penting untuk menghadapi seri-seri berikutnya.

Meski belum berhasil naik podium, hasil tersebut menunjukkan bahwa Veda memiliki daya saing untuk bersaing dengan pembalap-pembalap terbaik di kelas Moto3.

Publik Indonesia tentu berharap konsistensi performa tersebut dapat dipertahankan, sekaligus membuka peluang bagi Veda untuk meraih podium dan kemenangan pada seri mendatang.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.

Baca juga:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *