Ragam Hidangan Khas Iduladha dari Berbagai Penjuru Dunia
Suara Pecari | RRI.CO.ID, Jakarta – Iduladha menjadi salah satu perayaan terbesar dalam Islam yang dirayakan umat Muslim di berbagai penjuru dunia. Hari raya yang dikenal sebagai Hari Raya Kurban ini juga melahirkan beragam tradisi kuliner khas di setiap negara.
Di Bosnia, masyarakat biasanya menikmati dzigerica, yakni hati sapi atau kambing yang dimasak dengan bawang dan mentega untuk sarapan. Daging kurban dipanggang menjadi pecenje yang dimasak dengan garam, lada, dan sedikit bawang putih dan disajikan bersama kentang panggang.
Di Mesir, hidangan khas Iduladha adalah fattah yang terdiri dari nasi, potongan daging berbumbu, roti pita panggang, dan saus tomat bawang putih. Di kawasan Levant, saus tomat biasanya diganti dengan saus yoghurt, tahini, dan bawang putih.
Di Gambia, masyarakat mengolah daging kurban menjadi afra, yakni daging panggang berbumbu yang disajikan bersama nasi jollof dan minuman hibiscus. Istilah afra sering digunakan bergantian dengan dibi, yaitu hidangan khas Senegal yang biasanya dimasak dengan mustard dan bawang.
Kawasan Levant seperti Palestina, Suriah, Lebanon, dan Yordania memiliki hidangan khas bernama maqlooba. Hidangan ini terdiri dari lapisan nasi, daging, dan sayuran seperti terong serta kembang kol yang dibalik saat disajikan sehingga tampilannya berlapis.
Di Qatar dan Arab Saudi, hidangan seperti kabsa, mandi, dan lamb thareed menjadi menu utama saat Iduladha. Kabsa dikenal sebagai nasi berbumbu dengan daging yang dimasak dalam kaldu rempah, sementara mandi dimasak dalam oven tanah liat.
Di Sudan, masyarakat menikmati Shaya, yakni daging kambing yang dimarinasi lalu dibakar. Shaya disantap bersama salad, fuul, serta falafel khas Sudan bernama tameeya.
Di Turki, hampir seluruh bagian hewan kurban dimanfaatkan, termasuk hati, ginjal, dan jantung, yang diolah menjadi kavurma. Daging umumnya dipotong dadu dan dimasak perlahan dalam lemaknya sendiri bersama garam hingga empuk, proses yang dikenal sebagai kavurma.
Di Uzbekistan, daging kurban kerap diolah menjadi sup qaynatma sho’rva yang dimasak bersama sayuran dan rempah-rempah. Selain itu, masyarakat juga membuat hasip, hidangan usus domba isi yang direbus dan disajikan dalam irisan bulat.
Iduladha menjadi kesempatan bagi umat Muslim di berbagai penjuru dunia untuk menikmati beragam tradisi kuliner khas yang melambangkan kebersamaan dan kekayaan budaya.
Artikel ini dipublikasikan oleh Suara Pecari.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.











