Peduli Pendidikan Anak Yatim, Yayasan Pusaka Bersama KAI Daop 7 Madiun Salurkan Bantuan Rp228 Juta

Peduli Pendidikan Anak Yatim, Yayasan Pusaka Bersama KAI Daop 7 Madiun Salurkan Bantuan Rp228 Juta

Latar Belakang Program Peduli Pendidikan Anak Yatim

Suara Pecari | Yayasan Pusat Kesejahteraan Karyawan Perusahaan Kereta Api Indonesia (Yayasan Pusaka) kembali menunjukkan komitmen terhadap pendidikan anak-anak kurang mampu. Kali ini, yayasan bekerja sama dengan PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 7 Madiun menyalurkan bantuan pendidikan senilai Rp228.800.000 kepada 30 anak yatim piatu dari keluarga insan perkeretaapian di wilayah Jawa Timur. Program ini merupakan kelanjutan dari inisiatif Yayasan Pusaka yang sejak 2015 rutin memberikan bantuan pendidikan, kesehatan, dan bantuan kemanusiaan kepada anak-anak di bawah naungan KAI.

Detil Penyaluran Bantuan

Penyerahan bantuan dilaksanakan secara simbolis di Aula Lantai 2 Kantor Daop 7 Madiun pada Selasa (23/6/2026) dengan dihadiri 19 orang tua penerima. Dana ini akan digunakan untuk kebutuhan operasional sekolah, termasuk biaya SPP, pembelian alat tulis, dan perlengkapan pendidikan. Proses penyaluran dilakukan secara transparan dengan pendampingan dari tim Yayasan Pusaka dan manajemen Daop 7 Madiun.

Jumlah PenerimaNominal BantuanTujuan
30 anak yatimRp7.626.667 per anakPendidikan formal
19 orang tuaRp1.204.052 per orangDukungan pendidikan

Peran KAI Daop 7 dalam Edukasi Keselamatan

Selain bantuan finansial, KAI Daop 7 Madiun memanfaatkan acara ini untuk mengedukasi peserta tentang keselamatan perkeretaapian. Manager Humas Daop 7 Madiun, Tohari, memimpin sosialisasi kampanye “BERTEMAN” (Berhenti, Tengok KiriKanan, Aman, Jalan) yang diterapkan di seluruh wilayah operasional KAI. Kampanye ini diharapkan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap perlintasan sebidang sebagai area rawan kecelakaan.

  1. Berhenti di tepi perlintasan
  2. Tengok ke kiri dan kanan
  3. Pastikan aman dari kereta yang lewat
  4. Jalan setelah memastikan kondisi aman

Dampak Program untuk Masyarakat

Program ini memberikan dampak multidimensional:

  • Menjamin akses pendidikan anak yatim dari keluarga KAI
  • Meningkatkan kualitas hidup orang tua penerima melalui pendampingan
  • Menumbuhkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya keselamatan kereta api
  • Memperkuat tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) KAI

Kronologi Kegiatan

WaktuKegiatan
09.00Pembukaan oleh Deputy Daop 7 Madiun
09.30Penyerahan bantuan pendidikan
10.00-11.00Sosialisasi keselamatan kereta api
11.30Peluncuran program pengembangan potensi anak

Tantangan dan Peluang

Kelangkaan dana dan keterbatasan sumber daya manusia tetap menjadi tantangan bagi program serupa. Namun, kolaborasi antara organisasi swadaya masyarakat dan perusahaan BUMN seperti KAI menunjukkan potensi besar dalam menciptakan solusi berkelanjutan. Program ini juga berpotensi menjadi model bagi Daop lain di Indonesia untuk menyalurkan bantuan pendidikan sesuai dengan kebutuhan lokal.

Kinerja Yayasan Pusaka

Sejak berdiri, Yayasan Pusaka telah menyalurkan bantuan pendidikan ke lebih dari 1.200 anak di seluruh Indonesia. Program terkini ini menunjukkan komitmen Yayasan Pusaka dalam menjaga kualitas pendidikan di tengah tantangan ekonomi nasional. Kepala Yayasan Pusaka, Suryadi, menyatakan, “Program ini bukan sekadar bantuan, tapi investasi jangka panjang dalam menyiapkan generasi penerus bangsa.”

Dengan kombinasi bantuan pendidikan dan edukasi keselamatan, kegiatan ini menggambarkan peran aktif KAI dalam membangun masyarakat yang lebih baik. Langkah ini juga sejalan dengan visi pemerintah dalam meningkatkan akses pendidikan dan keselamatan publik.

Artikel ini dipublikasikan oleh Suara Pecari.

Tinggalkan Balasan