Kemensos Bentuk TP2SR untuk Percepat Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen

Kemensos Bentuk TP2SR untuk Percepat Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen

Kemensos Bentuk Tim Percepatan Pembangunan Sekolah Rakyat (TP2SR)

Suara Pecari – Kementerian Sosial (Kemensos) resmi membentuk Tim Percepatan Pembangunan Sekolah Rakyat (TP2SR) sebagai langkah strategis untuk mempercepat pembangunan Sekolah Rakyat permanen di sejumlah lokasi rintisan di Indonesia.

Tim ad hoc ini dibentuk atas mandat Menteri Sosial Saifullah Yusuf dan dipimpin oleh Wakil Menteri Sosial Agus Jabo. TP2SR bertugas mengawal proses pembangunan gedung sekolah permanen yang saat ini masih menggunakan fasilitas sementara di 61 titik rintisan di berbagai daerah.

Urgensi Pembangunan Sekolah Permanen

Menurut Wakil Menteri Sosial Agus Jabo, keterlambatan pembangunan gedung permanen berisiko menyebabkan penutupan sekolah-sekolah rintisan tersebut pada tahun berikutnya. Hal ini dikarenakan fasilitas sementara yang ada hanya dirancang untuk kapasitas maksimal bertahan satu tahun, sementara kebutuhan siswa terus bertambah.

“Kalau tahun ini kita tidak bisa memastikan pembangunannya, potensi untuk ditutup di tahun depan besar sekali karena gedungnya sudah tidak mencukupi,” tegas Agus Jabo dalam rapat pembentukan TP2SR di Kantor Kemensos pada Kamis, 6 Agustus 2026.

Strategi dan Koordinasi Lintas Kementerian

Untuk memastikan percepatan pembangunan, TP2SR akan melakukan Desk Evaluation pada 12 Agustus 2026 yang melibatkan 57 pemerintah daerah yang menaungi 61 titik Sekolah Rakyat rintisan. Kegiatan ini juga akan melibatkan koordinasi lintas kementerian dan lembaga, termasuk Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Kementerian Pertanian, Kementerian Dalam Negeri, hingga Perhutani.

Fokus utama dalam koordinasi ini adalah memastikan kesiapan lahan untuk pembangunan, mengidentifikasi status lahan, dan menyelesaikan kendala administratif yang selama ini menghambat proses pembangunan.

Peran TP2SR dalam Pendampingan dan Pemantauan

TP2SR tidak hanya berperan sebagai pengawal pembangunan, tetapi juga akan melakukan pendampingan dan pemantauan secara berkelanjutan untuk memperbarui perkembangan pembangunan Sekolah Rakyat setiap hari. Herman Koswara ditunjuk sebagai Ketua Sekretariat Bersama Program Sekolah Rakyat dan memimpin TP2SR dalam menyiapkan data, mengoordinasikan penyelesaian masalah, serta mendampingi proses pembangunan hingga selesai.

Langkah Selanjutnya

  • TP2SR segera mulai bekerja dan berkoordinasi dengan pemerintah daerah serta kementerian terkait.
  • Persiapan data lengkap oleh pemerintah daerah dan kementerian sebelum pelaksanaan Desk Evaluation.
  • Penyusunan program percepatan pembangunan Sekolah Rakyat permanen dan penerbitan Surat Keputusan (SK) untuk mendukung efektivitas kerja tim.

Dengan langkah ini, Kemensos berharap pembangunan Sekolah Rakyat permanen dapat berjalan lancar dan keberlanjutan pendidikan di daerah rintisan dapat terjamin, sehingga memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *