Yayasan Baitul Maal PLN Salurkan Beasiswa kepada 88 Siswa di Payakumbuh

Yayasan Baitul Maal PLN Salurkan Beasiswa kepada 88 Siswa di Payakumbuh

Suara Pecari, Payakumbuh – Sebanyak 88 siswa berprestasi dari keluarga kurang mampu di Kota Payakumbuh menerima Beasiswa Cahaya Pintar dari Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN Unit Induk Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban Sumatera (UIP3B) Sumatera. Beasiswa diserahkan secara simbolis di MTsN 2 Kota Payakumbuh, Kamis, 9 Juli 2026. Program tersebut berasal dari dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun dari karyawan Muslim PLN.

Komitmen PLN dalam Mendukung Pendidikan

General Manager PLN UIP3B Sumatera, Amiruddin, mengatakan pendidikan merupakan investasi jangka panjang bagi pembangunan bangsa. Karena itu, keterbatasan ekonomi tidak boleh menghalangi anak-anak meraih cita-cita. Menurut Amiruddin, Beasiswa Cahaya Pintar menjadi salah satu bentuk komitmen PLN dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia. Program tersebut diharapkan memberi manfaat nyata bagi para penerima.

“Kami di PLN tidak hanya berkomitmen menerangi rumah-rumah masyarakat dengan listrik. Juga ingin menerangi masa depan anak-anak melalui pendidikan,” ujar Amiruddin.

Apresiasi Pemerintah Daerah

Wakil Wali Kota Payakumbuh, Elzadaswarman, mengapresiasi penyaluran beasiswa tersebut. Menurutnya, bantuan itu menjadi investasi bagi masa depan generasi muda sekaligus meringankan beban keluarga. Elzadaswarman mengimbau para penerima memanfaatkan beasiswa untuk memenuhi kebutuhan pendidikan, seperti membeli buku, seragam, dan perlengkapan sekolah.

“Bantuan ini bukan sekadar bantuan finansial, melainkan investasi masa depan bagi generasi muda kita,” kata Elzadaswarman.

Data Penerima Beasiswa

Berikut rincian penerima Beasiswa Cahaya Pintar yang disalurkan YBM PLN UIP3B Sumatera:

Jenjang PendidikanJumlah PenerimaNominal Beasiswa (per siswa)
SD/MI30Rp 500.000
SMP/MTs35Rp 750.000
SMA/SMK/MA23Rp 1.000.000

Kronologi Penyaluran Beasiswa

  • H-1 (8 Juli 2026): Tim YBM PLN melakukan verifikasi akhir data calon penerima beasiswa bersama Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh.
  • Hari Pelaksanaan (9 Juli 2026): Penyerahan simbolis dilaksanakan di MTsN 2 Kota Payakumbuh, dihadiri oleh General Manager PLN UIP3B Sumatera, Wakil Wali Kota, Kepala Sekolah, dan para siswa penerima.
  • H+1 (10 Juli 2026): Dana beasiswa ditransfer ke rekening masing-masing siswa secara bertahap.

Dampak dan Implikasi

Bagi Penerima Beasiswa

Beasiswa ini memberikan dampak langsung berupa pengurangan beban biaya pendidikan bagi 88 keluarga kurang mampu. Dengan adanya bantuan ini, para siswa dapat lebih fokus belajar tanpa khawatir masalah biaya. Selain itu, motivasi untuk berprestasi juga meningkat karena mereka merasa dihargai dan didukung.

Bagi Masyarakat Payakumbuh

Program ini menjadi contoh kolaborasi positif antara BUMN dan pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas SDM. Masyarakat juga mendapatkan edukasi tentang pentingnya zakat dan infak sebagai instrumen pemberdayaan sosial.

Bagi PLN

Inisiatif ini memperkuat citra PLN sebagai perusahaan yang peduli terhadap pendidikan dan kesejahteraan masyarakat. Hal ini sejalan dengan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN.

Implikasi Jangka Panjang

Jika program ini berkelanjutan, diharapkan akan lahir generasi muda Payakumbuh yang lebih berpendidikan dan mampu memutus rantai kemiskinan. Data dari YBM PLN menunjukkan bahwa sejak 2023, program serupa telah menjangkau lebih dari 500 siswa di Sumatera.

Penutup

Di tengah berbagai tantangan ekonomi, kehadiran Beasiswa Cahaya Pintar YBM PLN bagaikan secercah cahaya bagi 88 siswa di Payakumbuh. Bukan hanya sekadar uang, beasiswa ini adalah simbol harapan bahwa mimpi-mimpi besar tidak harus terhenti oleh keterbatasan biaya. Dengan kolaborasi antara BUMN, pemerintah, dan masyarakat, Indonesia semakin dekat dengan cita-cita mencerdaskan kehidupan bangsa. Semoga program ini terus berlanjut dan menginspirasi lebih banyak pihak untuk turut serta dalam membangun masa depan anak-anak negeri.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *