Penjelasan Kapolsek Terkait Pasangan Suami Istri Meninggal dalam Mobil di Medan Denai: Kronologi dan Dugaan Keracunan Gas
Suara Pecari | Penjelasan Kapolsek terkait pasangan suami istri meninggal dalam mobil di Medan Denai [titlebase] akhirnya terungkap setelah polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Peristiwa tragis ini menimpa Suharlin dan Dame Lamria Pakpahan, pasangan suami istri yang ditemukan tewas di dalam mobil di Jalan Harapan Pasti, Kecamatan Medan Denai, pada Jumat (5/6/2026).
Kapolsek Medan Area, AKP M Ainul Yaqin, memberikan Penjelasan Kapolsek terkait pasangan suami istri meninggal dalam mobil di Medan Denai [titlebase] bahwa kedua korban awalnya mengungsi ke rumah orang tua karena listrik padam di rumah mereka di Sei Mencirim. Mereka berangkat sekitar pukul 23.00 WIB pada Kamis malam. Sesampainya di lokasi, ternyata listrik juga padam, sehingga mereka memutuskan untuk beristirahat di dalam mobil yang terparkir di halaman.
Menurut Yaqin, keluarga mulai curiga ketika sekitar pukul 06.00 WIB korban tidak merespons panggilan. Kemudian pada pukul 13.00 WIB, keponakan korban mengetuk pintu mobil dan mendapati keduanya sudah lemas. Mobil dalam keadaan terkunci, sehingga keluarga terpaksa memecahkan kaca menggunakan busi. “Ketika pintunya dibuka, suhu mobil sudah panas sekali,” ujar Yaqin.
Petugas Inafis yang tiba di lokasi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Penjelasan Kapolsek terkait pasangan suami istri meninggal dalam mobil di Medan Denai [titlebase] mengarah pada dugaan keracunan gas, kemungkinan dari AC mobil atau gas buang yang masuk ke kabin. “Dugaan sementara karena keracunan gas dalam mobil, karena mesin menyala,” jelas Yaqin.
Kedua korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit Madani, namun nyawa mereka tidak tertolong. Kasus ini kembali mengingatkan bahaya tidur terlalu lama di dalam mobil dengan mesin menyala. Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI), Sony Susmana, menjelaskan bahwa risiko keracunan gas meningkat jika sirkulasi udara buruk dan mobil dalam kondisi statis.
Penjelasan Kapolsek terkait pasangan suami istri meninggal dalam mobil di Medan Denai [titlebase] menjadi pengingat bagi masyarakat untuk selalu waspada saat beristirahat di dalam kendaraan. Polisi masih menyelidiki lebih lanjut penyebab pasti kematian, namun dugaan sementara adalah keracunan gas karbon monoksida. Keluarga korban kini telah memakamkan kedua jenazah di kampung halaman.
Peristiwa ini menambah daftar panjang kasus kematian akibat keracunan gas di dalam mobil. Masyarakat diimbau untuk tidak tidur di dalam mobil dengan mesin menyala dalam waktu lama, terutama di ruang tertutup. Pastikan ventilasi cukup atau matikan mesin jika ingin beristirahat.
Artikel ini dipublikasikan oleh Suara Pecari.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.












