Yan Mandenas Tinjau Lokasi Ledakan Bom di Biak: Ingatkan Warga Papua Tak Sentuh Peninggalan Perang
Suara Pecari | Yan Mandenas, anggota DPR RI dari Papua, meninjau langsung lokasi ledakan bom di Biak Numfor pada Kamis (4/6/2026) dan mengingatkan warga Papua agar tidak menyentuh peninggalan perang. Ledakan yang terjadi pada Selasa (2/6/2026) diduga berasal dari bom sisa Perang Dunia II yang ditemukan warga di sekitar pantai. Peristiwa ini menewaskan tiga orang dan melukai belasan lainnya.
Dalam kunjungannya, Yan Mandenas menyampaikan keprihatinan mendalam atas tragedi tersebut. Ia menegaskan pentingnya edukasi kepada masyarakat tentang bahaya benda-benda peninggalan perang. “Saya minta warga Papua, khususnya di Biak, jangan sekali-kali menyentuh atau memindahkan benda mencurigakan yang diduga sisa perang. Segera laporkan ke aparat,” ujarnya di lokasi.
Pencarian tiga korban yang masih hilang terus dilakukan oleh tim gabungan TNI-Polri, Basarnas, dan relawan. Radius pencarian telah diperluas hingga 3 kilometer dari titik ledakan. Kepala Bidang Humas Polda Papua, Kombes Cahyo Sukarnito, menjelaskan bahwa tim juga mengumpulkan barang bukti untuk penyelidikan lebih lanjut. “Beberapa sampel telah dibawa ke Jayapura untuk pemeriksaan di laboratorium forensik,” katanya.
Tim Disaster Victim Identification (DVI) dari Polda Papua juga telah diterjunkan untuk mengidentifikasi potongan tubuh yang ditemukan di sekitar lokasi. Sementara itu, Polres Biak Numfor memberikan trauma healing bagi warga yang mengungsi. Yan Mandenas meninjau lokasi ledakan bom di Biak dan mengingatkan warga Papua tak sentuh peninggalan perang, seraya meminta pemerintah mempercepat sosialisasi bahaya benda bersejarah tersebut.
Ledakan ini menjadi pengingat bahwa masih banyak sisa perang dunia di Papua yang belum dijinakkan. Yan Mandenas meninjau lokasi ledakan bom di Biak dan mengingatkan warga Papua tak sentuh peninggalan perang, sekaligus mendorong TNI untuk melakukan pembersihan menyeluruh. “Kami akan koordinasi dengan pusat untuk operasi pembersihan,” tegasnya.
Masyarakat Biak berharap kejadian serupa tidak terulang. Yan Mandenas meninjau lokasi ledakan bom di Biak dan mengingatkan warga Papua tak sentuh peninggalan perang menjadi pesan kuat yang harus diindahkan. Pemerintah daerah bersama TNI-Polri akan meningkatkan patroli dan edukasi di wilayah rawan.
Kesimpulannya, tragedi ini membuka mata semua pihak akan bahaya laten peninggalan perang. Diperlukan kerja sama seluruh elemen untuk mencegah korban jiwa di masa depan.
Artikel ini dipublikasikan oleh Suara Pecari.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.












