Gempa Sigi: 1.360 Rumah Rusak, 5.744 Warga Mengungsi – Forkopimda Turun Langsung

Gempa Sigi: 1.360 Rumah Rusak, 5.744 Warga Mengungsi – Forkopimda Turun Langsung

Suara Pecari | Update gempa Sigi: 1.360 rumah rusak, 5.744 warga mengungsi menjadi sorotan setelah gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,7 mengguncang Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, pada Rabu (17/6). Forkopimda Sulawesi Tengah langsung bergerak mengunjungi lokasi terdampak di Desa Kamarora A, Kecamatan Nokilalaki, untuk memastikan penanganan bencana berjalan optimal.

Kapolres Sigi AKBP Kari Amsah Ritonga yang turut dalam rombongan menyatakan bahwa Desa Kamarora A merupakan wilayah paling parah terdampak. “Daerah itu paling terdampak,” ujarnya. Kunjungan ini tidak hanya bertujuan memantau penanganan, tetapi juga memberikan dukungan moril kepada warga yang berjuang bangkit pascabencana.

Dalam kunjungan tersebut, rombongan mendatangi Posko Tanggap Darurat di Kantor Camat Nokilalaki dan meninjau langsung rumah-rumah warga yang rusak. Mereka berdialog dengan warga yang menyambut baik kedatangan pemerintah. Berdasarkan data sementara, di Kecamatan Nokilalaki tercatat 74 warga luka-luka, terdiri dari tiga orang luka berat dan 71 luka ringan. Satu warga lanjut usia (64 tahun) dilaporkan meninggal dunia. “Warga yang meninggal diduga akibat serangan jantung atau hipertensi saat berusaha menyelamatkan anggota keluarganya ketika gempa terjadi,” jelas Kari.

Update gempa Sigi: 1.360 rumah rusak, 5.744 warga mengungsi menjadi perhatian serius pemerintah. Data sementara menunjukkan ribuan rumah mengalami kerusakan mulai dari ringan hingga berat, memaksa ribuan warga mengungsi ke tempat yang lebih aman. Forkopimda berkomitmen untuk terus memantau perkembangan dan memastikan bantuan kemanusiaan tersalurkan tepat sasaran.

Selain itu, pemerintah daerah bersama tim SAR dan relawan terus melakukan pendataan dan evakuasi. Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap gempa susulan. Hingga berita ini diturunkan, aktivitas tanggap darurat masih berlangsung. Update gempa Sigi: 1.360 rumah rusak, 5.744 warga mengungsi menjadi pengingat akan pentingnya kesiapsiagaan bencana di wilayah rawan gempa.

Dengan kondisi ini, diharapkan semua pihak bersinergi untuk mempercepat pemulihan. Pemerintah pusat juga telah menjanjikan bantuan rehabilitasi dan rekonstruksi. Semoga warga Sigi segera pulih dan kembali menjalani kehidupan normal.

Artikel ini dipublikasikan oleh Suara Pecari.

Tinggalkan Balasan