Kronologi Pohon Tumbang yang Menewaskan 2 Pemotor di Jalan Pandanaran Semarang
Suara Pecari, Semarang – Sebuah peristiwa tragis terjadi di Jalan Pandanaran, Kota Semarang, pada Jumat (4/9/2026) sekitar pukul 11.50 WIB, ketika sebuah pohon besar tiba-tiba tumbang dan menimpa dua pengendara sepeda motor hingga menyebabkan keduanya meninggal dunia.
Kedua korban yang meninggal dunia adalah Susiana (46), warga Kelurahan Karangtempel, Kecamatan Semarang Timur, dan Christiawan Purbowo (50), warga Kelurahan Tlogosari Kulon, Kecamatan Pedurungan. Selain itu, satu pengendara motor lain mengalami luka ringan dan segera mendapatkan perawatan medis.
Fakta Utama dan Kronologi Kejadian
Pohon asam berukuran besar yang berumur puluhan tahun tersebut tumbang tepat di depan Rumah Sakit Hermina Pandanaran. Menurut pengakuan Kapolsek Semarang Tengah, Kompol Sugito, tidak ada angin kencang atau hujan yang melanda di sekitar lokasi saat kejadian, sehingga dugaan sementara penyebab pohon tumbang adalah kondisi pohon yang keropos akibat usia tua.
“Pohon tiba-tiba tumbang dan melintang di tengah jalan,” jelas Kompol Sugito. Kejadian ini membuat dua sepeda motor yang melintas tertimpa batang pohon tersebut. Warga sekitar dan petugas segera mengevakuasi korban dan membersihkan lokasi kejadian.
Korban dan Penanganan
Kedua korban meninggal dunia di lokasi kejadian akibat mengalami luka berat di bagian kepala dan tubuh setelah tertimpa batang pohon utama. Sementara korban yang mengalami luka ringan adalah Ary Setiawan, yang menderita luka lecet di bagian paha, dahi, pipi, telinga kiri, dan sakit pada lutut kiri. Korban luka langsung dibawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.
Kondisi Pohon dan Penanganan Lanjutan
Pohon yang tumbang diperkirakan berusia puluhan tahun dan keropos. Hingga saat ini, penyebab pasti kerusakan pohon tersebut masih dalam pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak berwenang. Evakuasi dan pembersihan ruas Jalan Pandanaran dilakukan oleh petugas gabungan untuk mengembalikan kondisi jalan agar bisa dilalui kembali oleh kendaraan.
Relevansi dan Dampak
Peristiwa ini menjadi peringatan penting terkait pemeliharaan pohon-pohon tua di area perkotaan, khususnya di jalan-jalan utama yang padat lalu lintas. Kejadian tanpa adanya cuaca ekstrem ini menunjukkan perlunya pemeriksaan rutin kondisi pohon agar potensi bahaya dapat diminimalisasi.
Selain dampak langsung berupa korban jiwa dan luka-luka, kejadian ini juga sempat mengganggu kelancaran arus lalu lintas di Jalan Pandanaran selama proses evakuasi dan pembersihan.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.










