Gempa 4,1 Magnitudo Guncang Kabupaten Bandung, Getarannya Terasa di Beberapa Wilayah

Gempa 4,1 Magnitudo Guncang Kabupaten Bandung, Getarannya Terasa di Beberapa Wilayah

Suara Pecari, BandungGempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 4,1 mengguncang wilayah Kabupaten Bandung, Jawa Barat, pada Minggu pagi, 6 September 2026 pukul 09.06 WIB. Episenter gempa berada di laut, sekitar 76 kilometer barat daya Kabupaten Bandung, dengan kedalaman 56 kilometer.

Gempa ini merupakan jenis gempa dangkal yang terjadi akibat aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia yang menunjam ke bawah Lempeng Eurasia. Informasi ini disampaikan oleh Plt. Kepala BBMKG Wilayah II Tangerang, Dr. Hartanto.

Daerah yang Merasakan Getaran Gempa

Berdasarkan laporan dari masyarakat dan hasil pemantauan BMKG, getaran gempa ini dirasakan di beberapa wilayah sekitar Kabupaten Bandung dengan intensitas berbeda-beda. Wilayah-wilayah yang merasakan getaran dengan skala intensitas III Modified Mercalli Intensity (MMI) meliputi Sindangbarang, Singajaya, Pameungpeuk, Cidaun, dan Rancabuaya. Pada skala ini, getaran dirasakan nyata di dalam rumah dan terasa seperti ada truk yang berlalu.

Sementara itu, wilayah Pangalengan merasakan getaran dengan intensitas II MMI, yang berarti getaran hanya dirasakan oleh beberapa orang dan benda-benda ringan yang digantung bergoyang.

Dampak dan Pemantauan

Hingga saat ini, belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan akibat gempa tersebut. BMKG terus memantau aktivitas kegempaan di wilayah tersebut dan hingga pukul 09.20 WIB belum ditemukan adanya gempa susulan.

BMKG mengimbau masyarakat untuk selalu mendapatkan informasi resmi dari saluran komunikasi BMKG yang telah terverifikasi agar terhindar dari penyebaran informasi yang tidak akurat.

Konteks Gempa di Wilayah Jawa Barat

Gempa ini terjadi di wilayah yang termasuk zona subduksi aktif antara Lempeng Indo-Australia dan Lempeng Eurasia, yang menjadikan Jawa Barat rawan mengalami gempa bumi dangkal akibat aktivitas tektonik. Sebelumnya, wilayah sekitar seperti Kabupaten Cianjur juga pernah mengalami gempa bumi dengan magnitudo 4,3 yang dirasakan hingga Bandung dan Sukabumi.

Pemahaman mengenai aktivitas gempa di wilayah ini penting untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan mitigasi bencana guna meminimalkan dampak bagi masyarakat.

Masyarakat di wilayah rawan gempa diimbau untuk selalu waspada dan mengikuti arahan dari pihak berwenang terkait keselamatan dan penanganan bencana gempa bumi.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *