DPRD DKI Jakarta Mengkritik Jakarta Mendapatkan Julukan ‘Gotham City’

DPRD DKI Jakarta Mengkritik Jakarta Mendapatkan Julukan 'Gotham City'

Suara Pecari | Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta mengkritik ibu kota mendapatkan julukan ‘Gotham City‘, sebuah kota fiksi yang sarat aksi kriminal dalam komik dan film Batman. Anggota DPRD DKI Jakarta, Taufik Zoelkifli, mengatakan julukan tersebut sebagai bentuk sarkasme yang harus menjadi bahan evaluasi dari Pemprov DKI Jakarta.

Pemprov harus mengambil langkah yang memberikan rasa nyaman dan aman bagi masyarakat maupun wisatawan yang berkunjung ke Jakarta. Integrasi CCTV milik pemprov dengan Polda Metro Jaya adalah salah satu langkah yang bisa diambil.

Taufik menyatakan bahwa integrasi tersebut masih menjadi hambatan dari sisi teknis, meskipun Pemprov memiliki banyak CCTV di sejumlah wilayah. Adanya integrasi tersebut, kata dia, jika terjadi tindak kriminal akan terpantau juga oleh Polda Metro Jaya, dan bisa segera diambil langkah penindakan.

Pemprov DKI Jakarta, katanya, bersama dengan Polda Metro Jaya juga harus lebih meningkatkan patroli, terutama pada kawasan yang terpetakan masuk daerah rawan. Selain itu, sebutnya, Pemrov juga harus kembali melakukan upaya mengikutsertakan masyarakat dalam kegiatan keamanan lingkungan.

Warganet telah menyamakan Jakarta dengan ‘Gotham City’ setelah rentetan kasus penjambretan dan perampokan yang viral di media sosial. Padahal, data terbaru Global Residence Index 2026 menunjukkan bahwa Jakarta berada di peringkat kedua sebagai kota paling aman di Asia Tenggara.

Langkah-langkah yang diambil oleh Pemprov DKI Jakarta dan Polda Metro Jaya dipercaya dapat meningkatkan keamanan di Jakarta dan mengurangi aksi kriminal.

Artikel ini dipublikasikan oleh Suara Pecari.

Tinggalkan Balasan