Polres Padangsidimpuan Jamin Keamanan Pleno Pemilihan Pucuk Pimpinan GKPA
Suara Pecari, Padangsidimpuan – Rangkaian Synode Am Periode XXIII Gereja Kristen Protestan Angkola (GKPA) yang berlangsung sejak 1 Juli 2026 memasuki hari keempat dengan agenda krusial: penetapan hasil komisi dan pemilihan pucuk pimpinan gereja. Jajaran Polres Padangsidimpuan memastikan keamanan dan kelancaran seluruh tahapan acara yang digelar di Sopo Godang GKPA, Jalan Teuku Umar, Kota Padangsidimpuan. Pengamanan intensif dilakukan sepanjang hari untuk mendukung kelancaran agenda pleno yang menjadi musyawarah tertinggi gereja tersebut.
Pengamanan Ketat di Lokasi Strategis
Kegiatan pengamanan dipimpin langsung oleh Kapolsek Batunadua, AKP Sulaiman Rangkuti, selaku Perwira Pengawas (Pawas), dengan dukungan penuh personel gabungan Polres Padangsidimpuan. Fokus utama petugas meliputi pengaturan arus lalu lintas di sekitar lokasi serta pengawasan ketat area kegiatan demi menjamin kenyamanan para peserta dan tamu undangan. Personel ditempatkan di titik-titik strategis seperti pintu masuk, area parkir, dan ruang sidang utama. Pengamanan melekat ini merupakan komitmen nyata Polres Padangsidimpuan dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) yang tetap sejuk dan kondusif di Kota Padangsidimpuan.
Agenda Pleno yang Demokratis
Agenda hari keempat Synode Am ini diisi dengan sejumlah sidang pleno strategis, termasuk penetapan hasil komisi serta pemilihan pucuk pimpinan, Praeses, dan Majelis Pusat GKPA untuk masa bakti lima tahun ke depan. Proses pemilihan yang berlangsung sejak siang hingga sore hari tersebut berjalan dengan tertib, aman, dan demokratis. Suasana penuh khidmat mewarnai setiap sesi, di mana para peserta dari berbagai jemaat GKPA memberikan suara mereka secara langsung. Berdasarkan hasil persidangan, berikut struktur pimpinan pusat terpilih:
| Jabatan | Nama |
|---|---|
| Ephorus GKPA (Periode 2026-2031) | Pdt. Dr. Ramli S.N. Harahap, M.Th. |
| Sekretaris Jenderal | Pdt. H. Jona Marpaung, M.Th. |
Proses pemilihan ini menjadi sorotan karena menentukan arah kepemimpinan GKPA untuk lima tahun ke depan. Dengan terpilihnya Pdt. Dr. Ramli S.N. Harahap sebagai Ephorus, diharapkan GKPA dapat terus berkembang dalam pelayanan dan memperkuat jati diri gereja di tengah masyarakat.
Rangkaian Acara dan Penutup
Setelah proses pemilihan selesai, rangkaian kegiatan pada hari itu ditutup dengan ibadah perjamuan kudus, malam keakraban, serta pagelaran seni budaya yang berlangsung hingga pukul 22.00 WIB. Acara penutupan ini menjadi momen untuk mempererat tali persaudaraan antar jemaat dan simpatisan GKPA. Pagelaran seni budaya menampilkan tarian dan musik tradisional Angkola yang memukau para hadirin.
Komitmen Polres Padangsidimpuan
Kapolres Padangsidimpuan, AKBP Dr. Wira Prayatna, S.H., S.I.K., M.H., menyampaikan rasa syukur karena seluruh tahapan persidangan penting ini berjalan dengan aman, damai, dan kondusif. “Agenda Synode Am XXIII GKPA yang telah berlangsung sejak 1 Juli ini akan dilanjutkan kembali keesokan harinya untuk agenda pelantikan pimpinan pusat yang terpilih. Polri berkomitmen untuk terus mengawal setiap tahapan kegiatan ini hingga selesai,” ujar AKBP Wira Prayatna dalam pers rilisnya, Sabtu 4 Juli 2026. Pengamanan melekat ini merupakan wujud nyata Polres Padangsidimpuan dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah hukumnya.
Kronologi Singkat Synode Am XXIII GKPA
- 1 Juli 2026: Pembukaan Synode Am XXIII GKPA di Sopo Godang GKPA, Padangsidimpuan.
- 2-3 Juli 2026: Sidang-sidang komisi dan pembahasan materi strategis gereja.
- 4 Juli 2026: Sidang pleno penetapan hasil komisi dan pemilihan pucuk pimpinan GKPA.
- 5 Juli 2026: Pelantikan pimpinan pusat terpilih dan penutupan Synode Am.
Dampak dan Implikasi
Synode Am XXIII GKPA tidak hanya menjadi ajang pemilihan pemimpin, tetapi juga momentum untuk memperkuat sinergi antara gereja dan pemerintah daerah. Keamanan yang terjaga menunjukkan bahwa Padangsidimpuan adalah kota yang kondusif bagi kegiatan keagamaan dan kemasyarakatan. Bagi jemaat GKPA, terpilihnya pimpinan baru membawa harapan akan pelayanan yang lebih baik dan program-program gereja yang lebih relevan dengan kebutuhan umat. Di sisi lain, Polres Padangsidimpuan mendapat apresiasi atas kinerja pengamanan yang profesional, yang dapat menjadi contoh bagi pengamanan kegiatan serupa di masa depan.
Penutup
Suksesnya pengamanan Synode Am XXIII GKPA oleh Polres Padangsidimpuan menjadi bukti bahwa kolaborasi antara aparat keamanan dan masyarakat dapat menciptakan suasana yang damai dan demokratis. Dengan pimpinan baru yang terpilih, GKPA diharapkan semakin maju dan berkontribusi positif bagi pembangunan spiritual dan sosial di Sumatera Utara. Polres Padangsidimpuan pun bertekad untuk terus menjaga kondusivitas wilayah, tidak hanya pada momen-momen besar, tetapi dalam kehidupan sehari-hari.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.










