Pemerintah Tanggapi Survei Kepuasan Publik: ‘Kami Bekerja, Bukan Mengejar Survei’
Suara Pecari, Jakarta – Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi merespons hasil survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) yang mencatat penurunan tingkat kepuasan publik terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Prasetyo menegaskan bahwa pemerintah tidak bekerja untuk mengejar angka survei.
“Sedari awal kita sampaikan bahwa kita bekerja bukan dalam rangka mencari survei,” ujar Prasetyo kepada wartawan di Kereta Nusantara Explorer, Kamis (30/7). Menurutnya, seluruh program yang dijalankan bertujuan memenuhi kepentingan masyarakat dan janji kampanye Presiden Prabowo.
Penurunan Angka Kepuasan
Survei SMRC bertajuk “Kondisi Ekonomi Politik dan Approval Rating Presiden” yang dilakukan pada 5-19 Juli 2026 menunjukkan tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Presiden Prabowo mencapai 51,1 persen. Angka ini turun 30,1 poin persentase dibandingkan hasil survei pada November 2025 yang sebesar 81,2 persen.
Fokus pada Program Prioritas
Prasetyo menambahkan bahwa pemerintah tetap fokus menjalankan program prioritas, termasuk penguatan ketahanan pangan, energi, industrialisasi, dan hilirisasi. “Dari yang kita kerjakan, kita yakin rakyat akan bisa menerima semua yang kita jalankan sebagai janji kampanye, sebagai cita-cita kita bersama sebagai bangsa dan negara yang ingin maju, ingin sejahtera, mandiri,” imbuhnya.
Pemerintah meyakini bahwa hasil survei bukanlah tolok ukur utama keberhasilan pemerintahan, melainkan realisasi program yang berdampak langsung pada masyarakat.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.









