Pemkab Banyuwangi Siapkan Langkah Terpadu Tangani Sampah di Sungai Kalimati Muncar

Suara Pecari, Banyuwangi – Pemerintah Kabupaten Banyuwangi tengah mempersiapkan langkah-langkah terpadu untuk menangani permasalahan sampah di kawasan muara Sungai Kalimati, Desa Kedungrejo, Kecamatan Muncar. Penanganan ini dirancang agar tidak hanya bersifat pembersihan sesaat, tetapi berkelanjutan dengan melibatkan masyarakat dan berbagai pihak terkait.

Langkah Integrasi Penanganan Sampah Sungai Kalimati

Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menegaskan bahwa persoalan sampah di Sungai Kalimati tidak bisa diselesaikan hanya dengan membersihkan tumpukan sampah yang ada. Sampah yang sempat dibersihkan tetap kembali menumpuk karena belum ada perubahan perilaku dan sistem pengelolaan yang efektif.

Baca juga:

Untuk itu, Pemkab Banyuwangi menyiapkan rencana aksi komprehensif sepanjang 1.645,82 meter alur Sungai Kalimati. Penanganan dilakukan secara bertahap mulai dari pembersihan skala besar, pencegahan pembuangan sampah ke sungai, hingga pengelolaan sampah yang melibatkan masyarakat dan pelaku usaha di sekitar sungai.

Pembersihan dan Pencegahan

Langkah awal dilakukan dengan kerja bakti massal menggunakan alat berat dan melibatkan warga setempat. Sampah hasil pembersihan kemudian dibuang ke tempat pembuangan akhir sesuai standar. Selanjutnya, Pemkab berencana memasang paranet di bagian atas sungai untuk membatasi akses pembuangan sampah langsung ke sungai. Pemasangan ini direncanakan berlangsung selama satu sampai enam bulan.

Pengawasan dan Partisipasi Masyarakat

Sebagai bagian dari sistem pengawasan, kamera CCTV akan dipasang di titik strategis sepanjang sungai untuk memantau aktivitas dan mencegah pembuangan sampah sembarangan. Warga yang kedapatan membuang sampah akan diminta untuk membersihkan kembali sampahnya. Namun, yang paling penting adalah meningkatkan kesadaran bersama agar sungai tetap bersih.

Kolaborasi dan Kesepakatan Bersama

Pemkab Banyuwangi juga berencana mengajak warga dan berbagai pihak seperti pabrik dan pemilik tambak di sekitar sungai untuk membuat kesepakatan bersama dalam pengelolaan sampah secara berkelanjutan melalui program Banyuwangi Hijau. Skema ini diharapkan memperkuat pengelolaan sampah dengan keterlibatan aktif komunitas dan pelaku usaha.

Baca juga:

Manfaat dan Harapan

Bupati Ipuk berharap penanganan Sungai Kalimati tidak hanya mengatasi persoalan sampah dan dampak kesehatan lingkungan, tetapi juga membuka peluang pengembangan kawasan yang lebih produktif dan bersih. Dengan langkah integrasi ini, Sungai Kalimati diharapkan menjadi kawasan yang terjaga kebersihannya dan mendukung kesejahteraan masyarakat sekitar.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.

Baca juga:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *