TNI Kerahkan 2 Hercules Sebar Dry Ice di Area Karhutla
Suara Pecari, Jakarta – Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU) mengerahkan dua pesawat angkut jenis Hercules untuk menyebarkan dry ice di wilayah yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Upaya ini bertujuan menciptakan hujan buatan melalui operasi modifikasi cuaca (OMC) guna membantu pemadaman api dan mengurangi kabut asap.
Pengiriman Dry Ice untuk Operasi Modifikasi Cuaca
<pPada Minggu, 25 Oktober 2026, TNI AU mengirimkan total 4,6 ton dry ice dari Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, ke dua lokasi utama yakni Palembang, Sumatera Selatan, dan Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Dry ice tersebut dibawa menggunakan dua pesawat Hercules, A-1344 dan A-1339.
Pesawat Hercules A-1339 mendistribusikan 2.338 kilogram dry ice ke Banjarmasin melalui dua sortie. Sementara Hercules A-1344 mengangkut 1.123 kilogram dry ice ke Banjarmasin dan 1.162 kilogram ke Palembang. Setelah tiba di lokasi, personel setempat akan menyebarkan dry ice ke langit di wilayah terdampak untuk membentuk awan hujan.
Peran TNI dalam Penanggulangan Karhutla
Kepala Pusat Penerangan TNI Mayjen TNI Muhammad Nas menjelaskan bahwa kegiatan OMC ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan TNI bersama instansi terkait dalam mengoptimalkan pemadaman karhutla. Dengan dukungan alutsista udara seperti pesawat Hercules, TNI berharap dapat membantu pembentukan hujan buatan serta mengurai kabut asap di daerah terdampak.
Modifikasi cuaca dengan penyebaran dry ice menjadi solusi strategis untuk mempercepat proses pemadaman api yang sulit dijangkau dari darat dan membantu mengurangi dampak kesehatan masyarakat akibat asap tebal.
Konteks Kebakaran Hutan dan Lahan di Sumatera dan Kalimantan
Kebakaran hutan dan lahan masih menjadi masalah serius di beberapa wilayah di Indonesia, khususnya di pulau Sumatera dan Kalimantan. Karhutla menyebabkan kualitas udara memburuk dan mengganggu aktivitas masyarakat serta penerbangan di beberapa daerah. Upaya seperti OMC dengan penyebaran dry ice menjadi salah satu metode yang digunakan untuk mengatasi masalah ini secara cepat dan efektif.
Langkah Selanjutnya
TNI memastikan ketersediaan armada pesawat angkut untuk terus mendukung operasi modifikasi cuaca demi membantu pemadaman karhutla di berbagai wilayah terdampak. Dukungan ini diharapkan dapat mengurangi risiko kebakaran yang meluas dan mempercepat pemulihan kondisi lingkungan.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.










