Gandrung Sewu Dongkrak Penumpang Kereta Api di Wilayah Daop 9 Jember

Suara Pecari, Banyuwangi – Pertunjukan seni budaya Gandrung Sewu yang digelar pada 24 Oktober 2026 berkontribusi signifikan dalam meningkatkan jumlah penumpang kereta api di wilayah Daerah Operasi (Daop) 9 Jember. Data dari PT Kereta Api Indonesia (KAI) menunjukkan adanya kenaikan penumpang yang bertepatan dengan pagelaran tersebut.

Peningkatan Penumpang Kereta Api Selama Gandrung Sewu

Berdasarkan laporan Manager Hukum dan Humasda KAI Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, selama periode 23-25 Oktober 2026, jumlah penumpang kereta api di wilayah Banyuwangi mencapai 33.311 orang, meningkat 3,57 persen dibandingkan pekan sebelumnya yang tercatat sebanyak 32.163 orang pada tanggal 16-18 Oktober 2026.

Baca juga:

Kenaikan ini berkaitan erat dengan pelaksanaan Gandrung Sewu, sebuah pagelaran seni budaya yang menjadi ikon Kabupaten Banyuwangi dan menarik wisatawan lokal maupun mancanegara.

Kereta Api sebagai Pilihan Transportasi Wisata

Cahyo Widiantoro menjelaskan bahwa kereta api menjadi alternatif transportasi populer bagi masyarakat yang ingin mengunjungi berbagai destinasi wisata termasuk acara besar seperti Gandrung Sewu. Keberadaan kereta api memudahkan mobilitas masyarakat dari berbagai daerah menuju Banyuwangi tanpa harus bergantung pada kendaraan pribadi atau menghadapi kemacetan di jalan raya.

Selain di Banyuwangi, daerah lain di wilayah Tapal Kuda juga mencatat tren positif dalam jumlah penumpang kereta api. Kabupaten Pasuruan mengalami kenaikan sekitar satu persen dengan 1.744 penumpang selama periode yang sama, sementara Probolinggo meningkat sekitar 2,5 persen menjadi 3.667 penumpang.

Mobilitas di Jember dan Lumajang terpantau stabil dengan jumlah penumpang masing-masing mencapai 26.776 dan 1.601 orang selama periode tersebut.

Dukungan KAI Daop 9 terhadap Gandrung Sewu dan Pariwisata Lokal

KAI Daop 9 Jember turut mendukung kegiatan budaya ini dengan menghadirkan pengalaman perjalanan yang menarik bagi pelanggan. Sebagai bagian dari peningkatan layanan, tarian Gandrung pernah dipertunjukkan di atas KA Sangkuriang dan menyambut penumpang di Stasiun Kalibaru serta Stasiun Banyuwangi Kota.

Baca juga:

Dukungan ini tidak hanya mempromosikan seni budaya lokal tetapi juga memperkuat peran kereta api sebagai sarana transportasi yang mendukung pengembangan pariwisata di kawasan Tapal Kuda, Jawa Timur.

Peran Kereta Api dalam Konektivitas Daerah

Data mobilitas penumpang di Daop 9 menunjukkan bahwa kereta api menjadi tulang punggung konektivitas antardaerah di kawasan Tapal Kuda. Dengan jaringan perjalanan yang menghubungkan berbagai kota dan kabupaten, kereta api menyediakan alternatif perjalanan yang efisien dan nyaman bagi masyarakat.

Hal ini membantu mengurangi ketergantungan pada kendaraan pribadi dan menghindari potensi kemacetan jalan yang sering terjadi saat pelaksanaan acara besar seperti Gandrung Sewu.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.

Baca juga:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *