Dorong Ekonomi Kerakyatan, BRI Salurkan KUR Rp 144 T untuk 2,76 Juta Debitur
Suara Pecari – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI telah menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp 144,59 triliun kepada 2,76 juta debitur sepanjang Januari hingga Agustus 2026. Penyaluran ini menjadi bagian dari upaya BRI dalam memperkuat ekonomi kerakyatan dengan memberikan akses pembiayaan yang lebih luas kepada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Fokus pada Sektor Produktif
Dari total penyaluran KUR tersebut, sekitar Rp 98,86 triliun atau 68,38% disalurkan kepada sektor produksi. Hal ini menunjukkan fokus BRI dalam memperkuat pembiayaan bagi aktivitas usaha produktif yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi di tingkat akar rumput. Sektor pertanian, perburuan, dan kehutanan menjadi kontributor terbesar dengan porsi 42,79% dari total penyaluran KUR, menandakan dukungan kuat BRI terhadap ketahanan pangan nasional.
Peran Strategis dalam Ekonomi Kerakyatan
Penyaluran KUR ke sektor produksi memperlihatkan peran strategis BRI dalam memperkuat struktur ekonomi kerakyatan. Dengan menyalurkan pembiayaan kepada pelaku usaha di sektor pertanian dan sektor produktif lainnya, BRI berupaya meningkatkan kapasitas usaha sekaligus memperkuat rantai pasok serta aktivitas ekonomi di daerah.
Direktur Micro BRI, Akhmad Purwakajaya menyatakan bahwa penyaluran KUR merupakan bagian dari komitmen BRI untuk memperluas akses pembiayaan inklusif dan tepat sasaran bagi UMKM. Dominasi sektor produksi dalam penyaluran ini juga menunjukkan peran KUR dalam meningkatkan produktivitas, menciptakan nilai tambah, dan memperkuat perekonomian daerah.
Ketepatan Sasaran dan Kualitas Pembiayaan
BRI mengedepankan ketepatan sasaran, kehati-hatian, dan kualitas pembiayaan dalam menyalurkan KUR. Jaringan layanan yang luas di seluruh Indonesia memungkinkan BRI memahami kebutuhan dan karakteristik usaha masyarakat dengan baik, sehingga pembiayaan dapat disalurkan secara tepat.
Akhmad menambahkan bahwa KUR BRI bukan sekadar instrumen pembiayaan, melainkan bagian dari upaya untuk memperkuat fondasi ekonomi nasional dari tingkat akar rumput. BRI terus menjaga kualitas penyaluran agar memberikan dampak nyata terhadap keberlanjutan usaha dan membuka kesempatan bagi lebih banyak UMKM untuk tumbuh dan naik kelas.
Capaian Kumulatif dan Dukungan Pemerintah
Sejak 2015 hingga Agustus 2026, BRI telah menyalurkan KUR secara kumulatif sebesar Rp 1.580 triliun kepada 49,2 juta penerima di seluruh Indonesia. Angka ini mencerminkan konsistensi BRI dalam memperluas inklusi keuangan sekaligus memperkuat peran UMKM sebagai tulang punggung perekonomian nasional.
Selain itu, BRI juga mendukung berbagai program prioritas pemerintah, termasuk dalam memperkuat akses pembiayaan sektor perumahan, sebagai bagian dari komitmen memperluas akses pembiayaan produktif.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.










