Sebulan Beroperasi, ETLE Handheld di Jember Rekam Ratusan Pelanggaran Lalu Lintas

Sebulan Beroperasi, ETLE Handheld di Jember Rekam Ratusan Pelanggaran Lalu Lintas

Suara Pecari | Jember – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Jember mencatat keberhasilan signifikan dalam penegakan hukum lalu lintas melalui penerapan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) handheld. Dalam sebulan beroperasi, ETLE Handheld di Jember rekam ratusan pelanggaran setiap harinya, menunjukkan efektivitas teknologi dalam meningkatkan disiplin berlalu lintas.

KBO Satlantas Polres Jember, Ipda Firmansyah, mengungkapkan bahwa perangkat ETLE handheld telah digunakan selama kurang lebih satu bulan terakhir. Alat ini mampu merekam hampir 100 pelanggaran per hari. “Apabila ada pelanggaran yang terekam menggunakan perangkat itu, nanti akan terkoneksi dengan Satlantas Polres Jember yang akan menerbitkan bukti pelanggaran lalu lintasnya,” ujarnya, Senin (8/6/2026).

ETLE handheld berbentuk perangkat khusus yang terhubung langsung dengan sistem Satlantas Polres Jember. Data pelanggaran yang terekam diproses secara elektronik, sehingga meminimalisir kesalahan manual dan mempercepat proses penerbitan tilang. Inovasi ini menjadi bagian dari modernisasi penegakan hukum lalu lintas di Kabupaten Jember.

Data menunjukkan bahwa sejak pertama kali dioperasikan, Sebulan Beroperasi ETLE Handheld di Jember Rekam Ratusan Pelanggaran LPP RRI. Pelanggaran yang paling sering terekam antara lain tidak menggunakan helm, melanggar rambu lalu lintas, dan tidak membawa surat-surat kendaraan. Satlantas Polres Jember terus mengoptimalkan perangkat ini dengan menempatkan petugas di titik-titik rawan pelanggaran.

Keberadaan ETLE handheld diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mematuhi aturan lalu lintas. “Dengan adanya bukti elektronik, pelanggar tidak bisa mengelak. Ini membuat efek jera lebih terasa,” ujar Ipda Firmansyah. Ia menambahkan bahwa pihaknya akan terus melakukan sosialisasi agar masyarakat memahami mekanisme penilangan elektronik ini.

Dalam sebulan beroperasi, ETLE Handheld di Jember rekam ratusan pelanggaran yang langsung terintegrasi dengan database kepolisian. Setiap pelanggaran yang terekam otomatis menghasilkan surat tilang yang dikirimkan ke alamat pelanggar. Proses ini dinilai lebih transparan dan akuntabel.

Satlantas Polres Jember berencana menambah jumlah perangkat ETLE handheld ke depannya. Saat ini, baru beberapa unit yang beroperasi, namun hasilnya sudah cukup menggembirakan. “Kami optimistis dengan teknologi ini, angka pelanggaran lalu lintas di Jember bisa menurun drastis,” pungkas Ipda Firmansyah.

Masyarakat diimbau untuk selalu tertib berlalu lintas demi keselamatan bersama. Dengan adanya Sebulan Beroperasi ETLE Handheld di Jember Rekam Ratusan Pelanggaran LPP RRI, diharapkan budaya tertib lalu lintas semakin mengakar. Penerapan ETLE handheld menjadi bukti komitmen Polres Jember dalam menegakkan hukum secara modern dan profesional.

Kesimpulannya, ETLE handheld telah membuktikan efektivitasnya dalam merekam dan menindak pelanggaran lalu lintas di Jember. Dalam waktu singkat, alat ini berhasil mencatat ratusan pelanggaran setiap hari, memberikan efek jera, dan mendorong masyarakat untuk lebih disiplin. Modernisasi penegakan hukum seperti ini patut diapresiasi dan diharapkan terus dikembangkan di wilayah lain.

Artikel ini dipublikasikan oleh Suara Pecari.

Tinggalkan Balasan