Stranger Than Heaven Siap Rilis Musim Dingin 2026 dengan Cerita Lintas Abad dan Sistem Pertarungan Inovatif
Suara Pecari | RGG Studio mengumumkan bahwa game baru mereka, Stranger Than Heaven, akan diluncurkan pada musim dingin 2026 untuk Xbox Series X|S, PlayStation 5, dan PC, serta tersedia langsung di Xbox Game Pass.
Proyek ini pertama kali muncul dengan kode nama Project Century pada ajang Game Awards 2024, kemudian resmi diberi judul akhir pada musim panas lalu.
Stranger Than Heaven mengisahkan perjalanan setengah abad, dimulai tahun 1915 hingga 1965, mengikuti Makoto Daito, seorang pemuda keturunan Jepang-Amerika yang melarikan diri dari San Francisco.
Latar cerita berpindah dari Kokura, Fukuoka pada 1915, ke Kure, Hiroshima pada 1929, Minami Osaka pada 1943, Atami, Shizuoka pada 1951, dan berakhir di Shinjuku, Tokyo pada 1965.
Di pelabuhan, Makoto bertemu dengan penjahat bernama Orpheus yang diperankan oleh Snoop Dogg, dan terjerumus ke dunia kriminal sebelum beralih ke industri hiburan.
Seiring waktu, Makoto mengubah namanya menjadi Makoto Tojo dan mendirikan Tojo Clan, organisasi yang menjadi inti seri Yakuza.
Sistem pertarungan menekankan kontrol yang terpisah untuk tiap sisi tubuh, dengan tombol khusus untuk pukulan kanan, tendangan kiri, dan animasi kontekstual yang menyesuaikan lingkungan.
Pemain dapat menemukan, membeli, dan meningkatkan berbagai senjata jarak dekat, serta kemungkinan menggunakan senjata api yang muncul dalam adegan latihan menembak.
Fitur musik memungkinkan Makoto merekam suara lingkungan—seperti bunyi binatang atau kereta—dan menyusunnya menjadi komposisi, serta mengelola sebuah band dengan artis seperti Tori Kelly yang menciptakan tema resmi.
Setiap era dan kota membuka mini‑game baru, menambah variasi aktivitas selain pertempuran, misalnya mengatur konser atau mencari bakat penyanyi.
Pengisi suara utama meliputi Yu Shirota sebagai Makoto Daito, Dean Fujioka untuk karakter lain, serta kemunculan digital Bunta Sugawara yang dihadirkan melalui rekaman wajahnya.
Dean Fujioka menyatakan bahwa cerita ini mengeksplorasi “identitas, rasa memiliki, dan sejarah” melalui lensa kriminalitas dan ambisi pribadi.
Pengembang menegaskan bahwa elemen musikal dan naratif sejarah bertujuan memperluas cakupan seri Like a Dragon, bukan sekadar meniru formula lama.
Stranger Than Heaven akan memanfaatkan kemampuan grafis generasi terkini pada konsol dan PC, menawarkan dunia yang berubah dinamis seiring berjalannya waktu.
Meskipun tanggal pastinya belum diumumkan, promosi menyebutkan rilis pada kuartal akhir 2026, menambah jajaran judul eksklusif Xbox Game Pass.
Para penggemar diharapkan menikmati kombinasi gameplay aksi, manajemen band, dan kisah epik yang menghubungkan masa lalu Jepang dengan pengaruh budaya Barat.
Dengan menggabungkan elemen musik, kriminalitas, dan evolusi kota, Stranger Than Heaven berpotensi menjadi salah satu rilis paling beragam dalam katalog RGG Studio.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.







