Kemacetan Panjang di Jalan Banyuwangi‑Situbondo Menuju Pelabuhan Ketapang Terurai, SKBDI Apresiasi Polresta Banyuwangi

Admin Suara Pecari

Suara Pecari – 04 April 2026 | Kemacetan berat di jalur Banyuwangi‑Situbondo menuju Pelabuhan Ketapang yang berlangsung hampir seminggu akhirnya teratasi pada Sabtu pagi, 4 April 2024.

Antrean kendaraan yang sempat memanjang hingga belasan kilometer kini berkurang drastis, memungkinkan arus lalu lintas kembali normal.

Kemacetan bermula pada malam Sabtu 28 Maret, melibatkan truk logistik, pikap, bus, dan mobil pribadi yang terperangkap dalam satu rangkaian panjang.

Penumpukan kendaraan menimbulkan keluhan karena mengganggu distribusi barang, menambah waktu tempuh, dan meningkatkan biaya operasional para pengemudi.

Asosiasi Satu Keluarga Besar Driver Indonesia (SKBDI) di Banyuwangi menyambut perbaikan tersebut dengan apresiasi kepada pihak kepolisian.

Salah satu pengurus SKBDI, Matrawi, menyampaikan terima kasih kepada Kapolresta Banyuwangi dan timnya atas pengaturan lalu lintas yang efektif.

“Kami mengucapkan ribuan terima kasih kepada Kapolresta Banyuwangi beserta jajaran yang sudah mengatur pengkondisian lalu lintas, sehingga sudah bisa lancar kembali,” kata Matrawi.

Ia menilai tindakan cepat petugas di lapangan sangat membantu sopir, terutama pengemudi truk logistik yang selama beberapa hari terhambat.

“Petugas benar‑benar bekerja maksimal. Kami melihat sendiri bagaimana mereka terus siaga mengatur arus kendaraan, baik siang maupun malam,” tambahnya.

Matrawi juga mengingatkan pentingnya menjaga kelancaran lalu lintas menjelang arus balik Lebaran yang diperkirakan akan menambah volume kendaraan menuju pelabuhan.

Ia meminta adanya langkah antisipasi jangka panjang untuk mencegah terulangnya kemacetan serupa di masa depan.

Kepala Seksi Gakkum Satlantas Polresta Banyuwangi, Ipda Tri Pepri Alfian, mengonfirmasi bahwa arus lalu lintas kembali lancar sejak pukul 07.00 WIB.

“Jam 7 pagi tadi sudah lancar dan sampai sekarang juga demikian,” ujar Pepri saat dikonfirmasi.

Meskipun situasi sudah normal, pihak kepolisian tetap menerapkan skema pengaturan, terutama pada jalur lingkar yang masih dipantau.

Kendaraan pribadi yang datang dari arah Banyuwangi kini dapat langsung menuju pelabuhan tanpa harus memutar di jalur lingkar.

Untuk kendaraan besar, baik yang menuju Bali maupun Surabaya, tetap diarahkan lewat jalur lingkar sementara proses perpindahan truk besar sumbu tiga ke atas masih berlangsung.

Pepri menambahkan bahwa fleksibilitas pengaturan diharapkan dapat mengoptimalkan distribusi barang sekaligus mengurangi waktu tunggu.

Ketersediaan personel tambahan di zona buffer dan pelabuhan ASDP menjadi faktor penting dalam menjaga kelancaran arus kendaraan.

Dengan kondisi yang kini lebih stabil, para driver berharap solusi permanen dapat diimplementasikan sebelum musim mudik Lebaran.

Kemacetan yang sempat melumpuhkan akses ke Pelabuhan Ketapang kini telah terurai, namun upaya berkelanjutan diperlukan untuk memastikan kelancaran transportasi di jalur strategis ini.