Yadea Velax, Motor Listrik Rp19 Juta Siap Tempuh 150 km Sekali Cas untuk Mobilitas Kerja
Suara Pecari | Yadea meluncurkan motor listrik Velax dengan harga resmi Rp19 juta, ditujukan bagi pekerja yang butuh kendaraan kompak dan ramah lingkungan. Motor ini diharapkan menjadi alternatif utama bagi mobilitas harian di perkotaan.
Pada 28 April 2026, tim Yadea menguji Velax U bersama model OSTA P dalam rute Bandung‑Bogor sejauh lebih dari 150 kilometer. Pengujian dilakukan dalam satu kali pengisian baterai tanpa berhenti mengisi ulang.
Hasil uji menunjukkan kedua motor dapat menempuh jarak tersebut dengan sisa daya yang cukup untuk kembali ke titik asal. Kinerja ini menandakan baterai berkapasitas tinggi dan manajemen energi yang optimal.
Andy Luo, VP Penjualan dan Pemasaran Yadea Indonesia, menjelaskan tujuan uji coba adalah membuktikan motor listrik tidak terbatas pada penggunaan dalam kota. Ia menekankan pentingnya menunjukkan keandalan kendaraan pada kondisi jalan yang beragam.
“Kami ingin membuktikan bahwa sepeda motor listrik kini dapat diandalkan untuk perjalanan antarkota,” ujar Luo dalam konferensi pers pada 29 April 2026. Pernyataan tersebut menegaskan strategi Yadea untuk memperluas pangsa pasar.
Keberhasilan menempuh 150 kilometer dalam satu kali cas memberi keyakinan bagi konsumen yang menganggap jarak tempuh sebagai hambatan utama adopsi motor listrik. Data tersebut juga memberikan dasar bagi regulator dalam menilai kebutuhan infrastruktur pengisian.
Pemerintah Indonesia menargetkan distribusi enam juta unit kendaraan listrik pada akhir tahun, termasuk motor listrik. Namun, penurunan penjualan motor listrik pada awal 2026 menimbulkan tantangan bagi industri.
Yadea menanggapi tantangan tersebut dengan menurunkan harga Velax menjadi Rp19 juta, lebih terjangkau dibanding kompetitor yang berada di kisaran Rp30‑40 juta. Harga ini diharapkan menarik pembeli pertama kali yang sensitif terhadap biaya.
Di pasar mobil listrik, rentang harga Rp200 juta menjadi semakin kompetitif dengan hadirnya model dari BYD, Geely, dan VinFast. Persaingan harga tersebut menciptakan ekosistem yang mendukung adopsi kendaraan listrik secara lebih luas.
Meskipun motor listrik masih lebih murah dibanding mobil listrik, keduanya berbagi tantangan yang sama, seperti ketersediaan jaringan pengisian cepat. Upaya pemerintah mempercepat pembangunan stasiun pengisian di wilayah perkotaan dan jalur utama menjadi penting.
Analisis industri menunjukkan bahwa konsumen kini lebih menilai total cost of ownership, termasuk biaya listrik, perawatan, dan umur baterai. Motor listrik Yadea Velax menawarkan biaya operasional rendah karena motor listrik membutuhkan perawatan minimal.
Baterai Velax menggunakan sel lithium‑ion dengan manajemen termal yang terintegrasi, memperpanjang umur pakai hingga lima tahun atau 30.000 siklus pengisian. Garansi resmi Yadea mencakup baterai selama tiga tahun.
Uji jalan Bandung‑Bogor meliputi medan dataran tinggi, jalan menanjak, dan lalu lintas padat, menguji kemampuan motor dalam kondisi beban berat. Velax tetap stabil dan tidak mengalami penurunan performa signifikan.
Keberhasilan ini juga memperkuat posisi Yadea sebagai produsen asal Tiongkok yang menyesuaikan produk dengan regulasi Indonesia, termasuk standar emisi dan keselamatan. Produk ini telah memenuhi sertifikasi SNI.
Pengguna potensial, terutama karyawan kantor dan pekerja lapangan, dapat memanfaatkan motor listrik untuk menempuh jarak 30‑40 kilometer per hari tanpa khawatir kehabisan daya. Pengisian overnight di rumah cukup untuk menutup kebutuhan harian.
Dengan harga Rp19 juta, Velax berada di segmen menengah, bersaing langsung dengan motor berbahan bakar bensin sekelas. Keunggulan tambahan berupa pengurangan emisi karbon menjadi nilai jual penting.
Pemerintah berencana menambah insentif pajak bagi kendaraan listrik pada akhir tahun, yang dapat menurunkan harga akhir bagi konsumen. Kebijakan ini diharapkan meningkatkan penetrasi motor listrik di wilayah suburban.
Secara keseluruhan, uji coba 150 kilometer membuktikan bahwa motor listrik Yadea Velax siap melayani kebutuhan mobilitas kerja dan perjalanan antarkota. Keberhasilan ini menandai langkah signifikan dalam transisi kendaraan di Indonesia.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.







