Wartawan Tertahan di Depan Lapas, Ini Penjelasannya

fitron al jaelani
Sejumlah wartawan terlihat menunggu di depan area Lapas Kelas IIA Banyuwangi saat berlangsungnya press release penggagalan penyelundupan narkotika jenis sabu. (Sumber: Dok suarapecari.com)

BANYUWANGI. Pihak Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuwangi memberikan klarifikasi terkait sejumlah wartawan yang sempat tertahan di luar area lapas saat kegiatan press release penggagalan penyelundupan narkotika jenis sabu oleh terduga pengunjung. Selasa (28/4/26), Sore.

Kasi Admin Kamtib M. Khoirul Anam, menjelaskan bahwa insiden tersebut terjadi akibat bahwa saat kegiatan berlangsung kondisi di dalam lapas sedang padat dengan berbagai agenda yang berjalan bersamaan.

“Tadi situasi di dalam ada kegiatan yang berjalan bersamaan, serta sangat cepat dan sibuk, jadi kami tidak mengetahui kalau di luar masih ada rekan-rekan wartawan,” ujar Anam saat ditemui di ruang kerjanya.

Ia menambahkan, pada waktu bersamaan dirinya juga tengah menjalankan tugas internal sebagai mentor dalam kegiatan pengembangan dan inovasi bagi petugas.

“Saya saat itu menjadi mentor dalam kegiatan pengembangan dan inovasi ke depan untuk lapas” katanya.

Menurut Anam, kondisi tersebut membuat koordinasi di lapangan belum berjalan optimal, sehingga berdampak pada keterlambatan akses bagi wartawan yang hendak meliput kegiatan press release.

Meski demikian, pihak lapas menegaskan tidak ada unsur kesengajaan dalam peristiwa tersebut. Ke depan, koordinasi dan komunikasi dengan insan pers akan ditingkatkan agar kejadian serupa tidak terulang.

Pihak Lapas Banyuwangi juga berharap hubungan dengan wartawan tetap terjaga dengan baik dan semakin memperkuat sinergi dalam penyampaian informasi kepada publik.

Tinggalkan Balasan