Mensos Minta Sekolah Rakyat Bebas Korupsi
Suara Pecari | Kementerian Sosial (Kemensos) menegaskan bahwa penyelenggaraan Sekolah Rakyat harus dilakukan secara akuntabel dan bebas korupsi.
Hal ini disampaikan dalam Upacara Hari Kebangkitan Nasional ke-118 di Jakarta.
Staf Ahli Menteri Sosial Bidang Aksesibilitas Sosial, Abdul Muis, mengatakan pemerintah terus memperkuat pemerataan akses pendidikan melalui Sekolah Rakyat.
Program tersebut dijalankan untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia nasional.
Abdul Muis juga menyampaikan arahan Menteri Sosial, Saifullah Yusuf terkait penyelenggaraan Sekolah Rakyat.
Kemensos meminta seluruh pihak menjaga integritas program tersebut.
Sekolah Rakyat kini telah beroperasi di 166 titik seluruh Indonesia.
Pemerintah juga tengah mempersiapkan tahun ajaran baru dan proses rekrutmen calon siswa.
Proses penjangkauan calon siswa telah mencapai 12.676 anak.
Pemerintah menargetkan sebanyak 32.640 siswa baru diterima pada tahun ini.
Artikel ini dipublikasikan oleh Suara Pecari.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.
















