Populasi Sapi Potong di Situbondo Mencapai 153.462 Ekor

Populasi Sapi Potong di Situbondo Mencapai 153.462 Ekor

Suara Pecari | Populasi sapi potong di Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, telah mencapai angka 153.462 ekor, termasuk sapi jantan dan betina. Angka ini menunjukkan bahwa Situbondo merupakan salah satu sentra ternak sapi potong di wilayah Jawa Timur.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Masyarakat Veteriner pada Dinas Peternakan dan Perikanan Situbondo, Sulistiyani, menjelaskan bahwa populasi sapi potong terdiri dari berbagai kategori, mulai dari anak, muda, hingga dewasa. Dari total populasi, terdapat 18.873 ekor sapi jantan dan 134.592 ekor sapi betina.

Data ini merupakan hasil pengumpulan informasi triwulan pertama tahun 2026. Selama periode ini, sapi potong di Situbondo diperkirakan akan banyak diminati menjelang perayaan Idul Adha, dengan pembeli yang berasal dari berbagai daerah, termasuk Malang, Semarang, Bojonegoro, dan Surabaya.

Sulistiyani menambahkan bahwa Dinas Peternakan rutin melakukan pemeriksaan kesehatan pada hewan ternak, terutama menjelang Idul Adha, guna memastikan sapi potong yang akan dijadikan hewan kurban tidak mengidap penyakit yang dapat menular ke manusia. “Hingga saat ini, tidak ada penyakit zoonosis yang terdeteksi, seperti anthrax. Sebelumnya, hanya ada kasus penyakit mulut dan kuku (PMK), tetapi kini telah aman seiring dengan perubahan cuaca,” ujarnya.

Selain itu, pihak Dinas juga melakukan pengawasan terhadap lalu lintas ternak dan mobilitas hewan dari luar daerah, mengingat hewan ternak dari wilayah sekitar, seperti Banyuwangi dan Jember, sering kali masuk ke Situbondo. Sulistiyani menyatakan, pedagang sapi sering kali menjual ternak mereka ke daerah lain jika tidak laku di Situbondo, sehingga pemeriksaan kesehatan hewan dari luar sangat penting.

Dengan kondisi populasi sapi potong yang terjaga dan langkah-langkah pengawasan yang dilakukan, Situbondo diharapkan dapat tetap menjadi lumbung ternak yang andal di Jawa Timur.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.