Jose Mourinho Kritik Wasit dan VAR Usai Real Madrid Kalah dari Atletico

Jose Mourinho Kritik Wasit dan VAR Usai Real Madrid Kalah dari Atletico

Suara Pecari – Pelatih Real Madrid, Jose Mourinho, menyuarakan kekesalannya terhadap keputusan wasit dan penggunaan VAR usai timnya dikalahkan Atletico Madrid dengan skor 1-2 dalam pertandingan Derby Madrid yang berlangsung di Estadio Metropolitano pada Minggu, 21 September 2026 WIB.

Keputusan Kontroversial dalam Derby Madrid

Pertandingan yang berlangsung ketat tersebut berakhir dengan kemenangan tuan rumah Atletico Madrid. Real Madrid berhasil menahan imbang tanpa gol hingga babak pertama usai, namun situasi berubah drastis di babak kedua setelah pemain Real Madrid, Dean Huijsen, diusir keluar lapangan karena menerima kartu merah akibat pelanggaran di kotak penalti terhadap Giuliano Simeone.

Insiden ini memicu penalti yang berhasil dikonversi menjadi gol oleh Alejandro Grimaldo pada menit ke-53. Tidak lama kemudian, Jonathan David menambah gol untuk Atletico pada menit ke-59. Real Madrid hanya mampu memperkecil ketertinggalan lewat Antonio Rudiger pada menit ke-89 dan gagal menyamakan kedudukan hingga peluit akhir dibunyikan.

Kritik Jose Mourinho terhadap Wasit dan VAR

Jose Mourinho menyoroti kinerja wasit Miguel Aacutengel Ortiz Arias yang memimpin pertandingan serta wasit VAR Daniel Jeses Trujillo Suarez. Mourinho mempertanyakan proses penunjukan wasit Ortiz Arias yang menurutnya sudah diketahui sejak jauh hari sebelum laga berlangsung.

Selain itu, Mourinho mengkritik pengalaman wasit Ortiz Arias yang masih berusia 41 tahun dan belum pernah memimpin pertandingan internasional, yang dianggapnya kurang memadai untuk menangani pertandingan sebesar Derby Madrid. Mourinho juga menyoroti rekam jejak wasit VAR Trujillo Suarez yang menurutnya memiliki catatan buruk dalam pertandingan melibatkan Real Madrid.

“Semuanya terasa sangat aneh. Seminggu sebelumnya mereka sudah tahu siapa wasitnya. Mereka memilih wasit yang belum memiliki pengalaman internasional, bukan karena dia wasit yang hebat,” ujar Mourinho dalam konferensi pers.

Dampak Kekalahan terhadap Klasemen LaLiga

Kekalahan ini membuat Real Madrid tertahan di posisi ketiga dengan 15 poin, sementara Atletico Madrid naik ke posisi kedua dengan 16 poin. Di puncak klasemen, Barcelona masih memimpin dengan 21 poin, memperlebar jarak dari rival-rivalnya setelah pekan ke-10 LaLiga musim 2026/2027.

Signifikansi dan Implikasi

Kritik Mourinho ini mempertegas ketegangan yang sering muncul dalam pertandingan-pertandingan besar di LaLiga, terutama terkait dengan keputusan wasit dan penggunaan VAR yang kerap menjadi sorotan. Kejadian ini juga menambah tekanan bagi perangkat pertandingan untuk menjaga profesionalisme dan kredibilitas dalam mengadili pertandingan penting.

Real Madrid pun dihadapkan pada tugas berat untuk memperbaiki performa dan mengatasi kendala yang terjadi, baik di dalam maupun di luar lapangan, guna mempertahankan posisi mereka dalam persaingan gelar LaLiga musim ini.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *