CFO Binance Mundur Usai Kasus Peretasan Aset Kripto Rp 114 Triliun
Suara Pecari – Chief Financial Officer (CFO) Binance Holdings Ltd, Kaiser Ng, resmi mengundurkan diri menyusul insiden peretasan aset kripto senilai USD 6,3 miliar atau sekitar Rp 114 triliun, yang merupakan salah satu peretasan terbesar dalam sejarah industri kripto.
Penggantian Posisi CFO Binance
Justin Yek, yang sebelumnya menjabat Vice President of Finance di perusahaan pembayaran Airwallex, ditunjuk sebagai pengganti Kaiser Ng. Co-CEO Binance, Yi He, menjelaskan bahwa Ng memilih mundur untuk memulai usaha baru setelah lebih dari lima tahun berkontribusi di Binance. Proses transisi ini telah berlangsung selama enam bulan terakhir.
Dalam pernyataannya, Yi He menyampaikan, “Kaiser Ng telah memutuskan untuk memulai usaha baru setelah lebih dari lima tahun bekerja di Binance. Proses transisi telah dijalankan selama enam bulan terakhir.” Sementara itu, Justin Yek menyambut baik jabatan barunya dan berkomitmen untuk memimpin organisasi keuangan Binance dengan penuh tanggung jawab.
Kasus Peretasan Aset Kripto Terbesar
Peretasan yang dialami Binance mengakibatkan kerugian aset kripto sebesar USD 6,3 miliar. FBI mengidentifikasi Korea Utara sebagai pihak yang bertanggung jawab atas serangan tersebut. Binance mengambil langkah menanggung sekitar 90 persen dari total kerugian akibat insiden ini.
Konteks dan Dampak Keamanan Siber
Insiden ini terjadi di tengah perkembangan pesat industri kripto yang mulai memasuki arus utama. Ancaman keamanan siber kian meningkat, terutama dengan kemajuan teknologi kecerdasan buatan (AI) yang turut mempengaruhi modus serangan digital. Selain Binance, beberapa bursa kripto seperti Bitget dan Bybit juga pernah mengalami peretasan besar, menegaskan pentingnya peningkatan keamanan dalam ekosistem aset digital.
Peran dan Tantangan CFO di Era Digital
Peran CFO dalam perusahaan kripto seperti Binance semakin krusial, mengingat kompleksitas pengelolaan keuangan di tengah ancaman siber yang tinggi. Transisi kepemimpinan keuangan ini menjadi momen penting bagi Binance untuk memperkuat strategi pengelolaan risiko dan keamanan aset digital guna memastikan kepercayaan pengguna dan stabilitas operasional.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.










