Gus Lilur Mendukung Program Makan Bergizi Gratis, Namun Meminta Pelaksanaan yang Transparan
Suara Pecari |
RRI.CO.ID, Jakarta – Ketua Umum Netra Bakti Indonesia (NBI) HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy atau Gus Lilur mendukung Program Makan Bergizi Gratis yang diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto. Ia menyatakan bahwa program ini sangat mulia dan bermanfaat bagi anak-anak miskin di Indonesia. Namun, Gus Lilur juga meminta pelaksanaan program ini harus dijaga agar tetap transparan dan tepat sasaran.
Gus Lilur menyoroti beberapa masalah yang dihadapi oleh program MBG, seperti pemotongan anggaran makanan, lemahnya pengawasan dapur, dan kasus keracunan makanan di beberapa daerah. Ia menyatakan bahwa masalah tersebut bukanlah karena program MBG itu sendiri, melainkan karena pelaksanaan teknis di lapangan. Gus Lilur mengusulkan agar pengelolaan dapur MBG harus diutamakan standar kebersihan, pengawasan gizi, dan tata kelola anggaran yang ketat agar kualitas makanan tetap terjaga.
Ia juga menyatakan bahwa pengelola dapur dan pihak terkait tidak boleh mengurangi nilai makanan yang menjadi hak anak-anak. Gus Lilur berharap program MBG tetap dijaga sebagai program sosial yang berorientasi pada kepentingan masyarakat, bukan sekadar proyek bisnis.
Wakil Kepala Badan Gizi Nasional Bidang Operasional Pemenuhan Gizi, Sony Sonjaya, memastikan bahwa perubahan distribusi program MBG menjadi lima hari dalam sepekan tidak mengurangi kualitas layanan maupun pemenuhan gizi peserta didik. Ia menjelaskan bahwa kebijakan ini diterapkan agar distribusi MBG lebih efektif dan tepat sasaran.
Artikel ini dipublikasikan oleh Suara Pecari.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.









