KJRI Jeddah Terbitkan SPLP untuk Jemaah Haji Kehilangan Paspor, Proses Kepulangan Lancar
Suara Pecari | KJRI Jeddah Menerbitkan SPLP Jemaah Haji yang Kehilangan Paspor LPP RRI menjadi solusi cepat bagi dua jemaah asal Indonesia yang kehilangan dokumen perjalanan di Arab Saudi. Peristiwa ini terjadi menjelang kepulangan mereka ke Tanah Air, namun berkat koordinasi intensif antara Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi dan Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Jeddah, kedua jemaah akhirnya bisa kembali dengan selamat.
Kepala Daerah Kerja Bandara PPIH Arab Saudi, Abdul Basir, mengonfirmasi bahwa dua jemaah yang kehilangan paspor adalah Abas Suganda dan Siti Khodijah. Abas merupakan bagian dari kloter KJT 04 rombongan tujuh, sementara Siti Khodijah berasal dari kloter JKG 4. Kehilangan paspor sempat menghambat jadwal penerbangan Siti Khodijah, namun berkat penanganan cepat, masalah tersebut dapat diatasi.
“KJRI Jeddah Menerbitkan SPLP Jemaah Haji yang Kehilangan Paspor LPP RRI merupakan langkah konkret untuk memastikan jemaah tidak terlantar. Kami segera berkoordinasi dengan Staf Teknis Imigrasi KJRI Jeddah untuk mempercepat penerbitan Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP),” ujar Abdul Basir, Jumat malam, 5 Juni 2026.
Proses penerbitan SPLP berlangsung lancar. Abas Suganda bahkan masih bisa terbang bersama kloternya tanpa perubahan jadwal. Sementara itu, Siti Khodijah dipindahkan ke kloter KJT-5 dan berangkat pada hari yang sama. Staf Teknis Imigrasi KJRI Jeddah, Okky Aditya Yaqsa, memberikan perhatian penuh pada kasus ini, memastikan semua dokumen selesai tepat waktu.
“Kami berkomitmen menyelesaikan proses administrasi secepat mungkin demi pelayanan optimal kepada jemaah. KJRI Jeddah Menerbitkan SPLP Jemaah Haji yang Kehilangan Paspor LPP RRI sebagai bukti dukungan penuh terhadap penyelenggaraan ibadah haji,” jelas Okky.
Kehilangan paspor di luar negeri seringkali menjadi mimpi buruk bagi wisatawan, termasuk jemaah haji. Namun, dengan adanya prosedur penerbitan SPLP, kekhawatiran tersebut dapat diminimalisir. SPLP berfungsi sebagai dokumen pengganti paspor yang memungkinkan pemegangnya untuk melakukan perjalanan kembali ke negara asal. Prosesnya melibatkan verifikasi identitas dan wawancara untuk memastikan kebenaran data.
Dalam kasus ini, sinergi antara PPIH dan KJRI Jeddah menjadi kunci keberhasilan. Tim imigrasi Indonesia bergerak cepat sehingga kedua jemaah tidak mengalami penundaan berarti. Abdul Basir menyampaikan apresiasi tinggi atas respons cepat tersebut. “Pelayanan cepat ini memastikan kepulangan jemaah haji tidak mengalami hambatan berarti. Kami berterima kasih kepada KJRI Jeddah yang telah menerbitkan SPLP dengan sigap,” ucapnya.
Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya menjaga dokumen perjalanan selama berada di luar negeri. Jemaah haji diimbau untuk selalu menyimpan paspor di tempat aman dan melaporkan segera jika terjadi kehilangan. PPIH dan KJRI Jeddah siap membantu setiap saat.
Dengan terbitnya SPLP, kedua jemaah dapat melanjutkan perjalanan pulang tanpa kendala. KJRI Jeddah Menerbitkan SPLP Jemaah Haji yang Kehilangan Paspor LPP RRI menunjukkan komitmen pemerintah Indonesia dalam melindungi warganya di luar negeri. Proses yang cepat dan efisien ini patut diapresiasi, dan diharapkan dapat menjadi acuan bagi penanganan kasus serupa di masa mendatang.
Kesimpulannya, kehilangan paspor bukan lagi hambatan berarti berkat respons cepat KJRI Jeddah. Penerbitan SPLP menjadi solusi efektif yang memastikan jemaah haji dapat kembali ke Tanah Air dengan selamat dan tepat waktu. Semoga pelayanan seperti ini terus ditingkatkan untuk kenyamanan seluruh jemaah haji Indonesia.
Artikel ini dipublikasikan oleh Suara Pecari.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.












