Dirgakkum Korlantas Berganti, ETLE dan Penegakan Humanis Jadi Prioritas Utama
Suara Pecari | Direktorat Penegakan Hukum (Dirgakkum) Korlantas Polri resmi berganti pimpinan. Kombes Pol I Made Agus Prasatya kini menjabat sebagai Dirgakkum Korlantas yang baru, menggantikan Brigjen Pol Faizal. Serah terima jabatan dipimpin langsung oleh Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho di Aula Madellu Gedung NTMC Polri, Jakarta, Kamis (11/6/2026). Dalam sambutannya, Kakorlantas menegaskan bahwa Dirgakkum Korlantas Berganti ETLE dan Penegakan Humanis Jadi Prioritas Utama dalam mewujudkan keamanan dan keselamatan berlalu lintas.
Kakorlantas menekankan bahwa penegakan hukum lalu lintas harus dilakukan secara profesional dan berorientasi pada pelayanan masyarakat. Pendekatan humanis, profesional, transparan, dan akuntabel menjadi landasan utama dalam setiap tindakan. Ia juga menyoroti pentingnya transformasi digital melalui penggunaan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) sebagai instrumen penegakan hukum modern. ETLE dinilai mampu meningkatkan akuntabilitas dan keadilan bagi seluruh masyarakat.
Dirgakkum Korlantas Berganti ETLE dan Penegakan Humanis Jadi Prioritas Utama juga tercermin dari rekam jejak Kombes Pol I Made Agus Prasatya yang telah terlibat dalam berbagai program strategis. Salah satu capaiannya adalah reformasi pengelolaan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) tilang melalui kolaborasi antara Polri, Kejaksaan Agung, dan Mahkamah Agung. Reformasi ini dimulai sejak 2020 dan diperkuat dengan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 100 Tahun 2024 yang berlaku mulai 1 Januari 2025.
Dengan pengalaman tersebut, Kombes Pol I Made Agus Prasatya diharapkan mampu memperkuat transformasi penegakan hukum lalu lintas. Langkah ini sejalan dengan visi Polri Presisi yang mengedepankan pelayanan berbasis teknologi. Seluruh jajaran Dirgakkum diinstruksikan untuk terus mengedepankan ETLE dan penegakan humanis dalam setiap tugas.
Kakorlantas juga mengingatkan bahwa peran Direktorat Penegakan Hukum sangat strategis dalam menciptakan lalu lintas yang aman dan tertib. Oleh karena itu, sinergi antara teknologi dan pendekatan humanis harus terus dijaga. Dirgakkum Korlantas Berganti ETLE dan Penegakan Humanis Jadi Prioritas Utama menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Kesimpulannya, pergantian pimpinan di Dirgakkum Korlantas membawa harapan baru dalam penegakan hukum lalu lintas. Dengan fokus pada ETLE dan pendekatan humanis, diharapkan tercipta sistem yang lebih transparan, akuntabel, dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat Indonesia.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.










