KAI Luncurkan Peta Jalan Dekarbonisasi Menuju Target Emisi Nol Bersih 2060
Suara Pecari | PT Kereta Api Indonesia (KAI) secara resmi menargetkan pencapaian emisi nol bersih penuh pada tahun 2060. Langkah ini diwujudkan melalui peluncuran peta jalan strategis dekarbonisasi yang didukung oleh Pemerintah Inggris melalui program UK PACT. Inisiatif ini menjadi tonggak penting dalam upaya KAI untuk berkontribusi pada target iklim nasional dan global.
Dalam acara peluncuran di Hotel Four Points by Sheraton Jakarta, Kamis (11/6/2026), Vice President of Sustainability PT KAI, Tria Mutiari Meilan, menjelaskan bahwa strategi ini disusun untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas perusahaan. “Strategi Net Zero Emission ini kami susun dalam rangka kontribusi kereta api terhadap strategi dekarbonisasi nasional. Kami ingin memberikan informasi selengkap-lengkapnya dan terbuka terhadap masukan,” ujar Tria.
KAI Targetkan Emisi Nol Bersih Penuh pada 2060 menjadi fokus utama dalam roadmap yang dirancang. Perusahaan menekankan pentingnya perpindahan moda transportasi dari jalan raya ke kereta api sebagai langkah efisien menurunkan emisi karbon. Saat ini, sektor perkeretaapian hanya menyumbang satu persen dari total polusi udara sektor transportasi di Indonesia. “Akselerasi migrasi dari jalan raya ke moda rel adalah kunci tercepat dan paling efisien menurunkan beban emisi sektor transportasi secara nasional. Meningkatkan porsi penggunaan kereta api akan mendorong shifting emisi dari subsektor transportasi lain,” jelas Tria.
Dukungan juga datang dari Kementerian Perhubungan. Koordinator Perencanaan Setditjen Perkeretaapian, Andi Guntur Asapa, menyatakan bahwa Direktorat Jenderal Perkeretaapian tengah meninjau kembali Rencana Induk Perkeretaapian Nasional (RIPNAS) agar selaras dengan target Net Zero Emission. “UK PACT fase dua ini merupakan tindak lanjut dari kerja sama sebelumnya. Hasilnya diharapkan menjadi dasar kebijakan pengembangan transportasi berkelanjutan,” kata Andi. Pemerintah berupaya menyelaraskan pembangunan infrastruktur rel dengan target penurunan gas rumah kaca global.
Project Director Kynergy Consulting, Rekyan Eckersley, menambahkan bahwa fokus kerja sama adalah memberikan input dekarbonisasi bagi strategi nasional, menyusun kriteria proyek hijau, serta mendukung strategi Net Zero Emission (NZE) dan kerangka ESG PT KAI agar siap menarik investasi green financing internasional. “Apa yang dipresentasikan hari ini adalah hasil ko-kreasi dari dialog dan data, memastikan perkeretaapian mengambil peran optimal dalam mencapai target Net Zero Emission Indonesia pada 2060,” ujar Rekyan.
KAI Targetkan Emisi Nol Bersih Penuh pada 2060 juga didukung oleh penguatan kapasitas internal perusahaan. Program bantuan teknis dari UK PACT melibatkan pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia untuk menghadapi standar lingkungan yang semakin ketat. Rekyan berharap warisan kebijakan, kapasitas, dan kolaborasi yang telah terbangun akan terus berlanjut meskipun program UK PACT berakhir. “Perkeretaapian bukan hanya tentang rel dan lokomotif, ini tentang bagaimana kita memilih bergerak menuju masa depan yang lebih hijau,” tegasnya.
Pembangunan sistem perkeretaapian berkelanjutan diyakini akan memberikan dampak positif bagi kualitas udara masyarakat sekitar. Keberhasilan program KAI Targetkan Emisi Nol Bersih Penuh pada 2060 akan menentukan posisi Indonesia dalam peta persaingan transportasi hijau global. Dengan kolaborasi antara pemerintah, perusahaan, dan mitra internasional, target emisi nol bersih pada 2060 bukan sekadar wacana, melainkan sebuah keniscayaan yang dapat dicapai melalui langkah-langkah terukur dan inovatif.
Melalui peta jalan ini, KAI berkomitmen untuk terus memperluas elektrifikasi jalur kereta, meningkatkan efisiensi energi, dan mengadopsi teknologi ramah lingkungan. Langkah konkret seperti penggunaan lokomotif listrik, pengembangan stasiun hijau, dan optimalisasi sistem operasional menjadi prioritas. Dengan dukungan semua pihak, transisi menuju transportasi rendah karbon semakin nyata.
Kesimpulannya, KAI Targetkan Emisi Nol Bersih Penuh pada 2060 merupakan komitmen serius perusahaan untuk memimpin perubahan di sektor transportasi. Melalui kolaborasi strategis dengan Pemerintah Inggris dan pemangku kepentingan lainnya, peta jalan ini tidak hanya mendukung target nasional tetapi juga memperkuat posisi Indonesia dalam upaya global mengatasi perubahan iklim. Masa depan perkeretaapian hijau bukan lagi impian, melainkan sebuah perjalanan yang telah dimulai.
Artikel ini dipublikasikan oleh Suara Pecari.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.












