DPRD Banyuwangi Terima Nota Pengantar KUA-PPAS 2027, Pemkab Fokus Perkuat SDM dan Ekonomi Lokal
BANYUWANGI. DPRD Banyuwangi menggelar rapat paripurna dengan agenda penyampaian nota pengantar Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2027 di ruang rapat paripurna DPRD Banyuwangi, Rabu (8/7/2026).
Rapat dipimpin Wakil Ketua DPRD Banyuwangi Michael Edy Hariyanto, SH, MH, serta dihadiri Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Wakil Bupati Ir. H. Mujiono, M.Si, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), camat, lurah, dan anggota DPRD dari berbagai fraksi.
Dalam sidang tersebut, Bupati Ipuk Fiestiandani menyampaikan nota pengantar sebagai langkah awal pembahasan dokumen KUA-PPAS Tahun Anggaran 2027. Dokumen tersebut menjadi acuan penyusunan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Banyuwangi tahun depan.
Pada kesempatan itu, Ipuk menjelaskan bahwa arah kebijakan anggaran 2027 disusun untuk memastikan pembangunan daerah berjalan lebih terukur, tepat sasaran, serta mampu menjawab kebutuhan masyarakat di tengah perkembangan kondisi ekonomi dan tantangan pembangunan.
Menurutnya, pemerintah daerah menempatkan peningkatan kualitas sumber daya manusia sebagai salah satu prioritas utama, disertai penguatan sektor ekonomi lokal agar mampu tumbuh secara berkelanjutan.
“Pembangunan harus mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia, memperkuat pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, mengurangi kemiskinan, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujar Ipuk dalam rapat paripurna.
Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Banyuwangi mengusung tema pembangunan tahun 2027, yakni Penguatan Daya Saing SDM dan Ekonomi Lokal Berbasis Hilirisasi dan Pariwisata Berkelanjutan yang Berdampak pada Kesejahteraan Masyarakat.
Tema tersebut, kata Ipuk, menjadi arah pembangunan daerah dalam mendorong nilai tambah berbagai potensi unggulan Banyuwangi melalui hilirisasi sektor ekonomi serta pengembangan pariwisata yang berkelanjutan.
“Kinerja ini didukung oleh sejumlah sektor yang mengalami pertumbuhan signifikan seiring promosi dan inovasi daerah yang terus dilakukan,” katanya.
Ipuk berharap kebijakan tersebut dapat memperkuat fondasi perekonomian daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemanfaatan potensi lokal secara efektif, efisien, dan akuntabel.
“Melalui tema tersebut, kami berharap perekonomian daerah semakin kuat dan kualitas kehidupan sosial ekonomi masyarakat terus meningkat dengan memanfaatkan seluruh potensi daerah secara optimal, efektif, efisien, dan akuntabel,” tegasnya.
Usai penyampaian nota pengantar, Bupati Ipuk menyerahkan dokumen rancangan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2027 kepada pimpinan rapat paripurna, Wakil Ketua DPRD Banyuwangi Michael Edy Hariyanto, SH, MH, sebagai tanda dimulainya tahapan pembahasan bersama antara eksekutif dan legislatif.
Selanjutnya, DPRD Banyuwangi akan membahas dokumen KUA-PPAS bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) sebelum disepakati menjadi dasar penyusunan RAPBD Kabupaten Banyuwangi Tahun Anggaran 2027
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.










