KARD Tutup Babak: Album Perpisahan dan Tur Dunia Sebagai Hadiah Terakhir untuk Penggemar
Suara Pecari, Kabar duka menyelimuti industri K-Pop. Grup co-ed KARD secara resmi mengumumkan akan mengakhiri perjalanan mereka sebagai grup setelah merilis album terakhir dan menjalani tur dunia. Keputusan ini diumumkan oleh agensi DSP Media pada 17 Juli 2026, menandai berakhirnya era salah satu grup campuran pria-wanita paling ikonik di Korea Selatan.
Perjalanan KARD: Dari Debut Hingga Puncak Popularitas
KARD debut pada 19 Juli 2016 di bawah naungan DSP Media dengan anggota BM, J.Seph, Somin, dan Jiwoo. Mereka dikenal dengan konsep ‘co-ed’ yang unik di tengah dominasi grup sesama jenis. Dengan genre campuran hip-hop, EDM, dan pop, KARD berhasil menarik perhatian global melalui lagu-lagu seperti ‘Oh NaNa’, ‘Don’t Recall’, ‘Rumor’, dan ‘Bomb Bomb’. Grup ini memiliki basis penggemar kuat di Amerika Latin, Eropa, dan Asia Tenggara, termasuk Indonesia.
Selama 10 tahun berkarier, KARD telah merilis 3 album studio, 7 mini album, dan puluhan single. Mereka juga sukses menggelar tur dunia sebanyak 4 kali, termasuk tur ‘Playground’ dan ‘Wild KARD’. Konsistensi mereka dalam merilis musik berkualitas dan interaksi dekat dengan penggemar (Hidden KARD) menjadi kunci kesuksesan.
Kronologi Pengumuman Perpisahan
- 17 Juli 2026: DSP Media merilis pernyataan resmi bahwa KARD akan bubar setelah menyelesaikan album terakhir dan tur dunia.
- Agustus 2026: Album terakhir KARD dijadwalkan rilis, berisi 8 lagu termasuk single utama yang ditulis oleh anggota.
- September 2026 – Desember 2026: Tur dunia ‘Final Encore’ akan mencakup 20 kota di 15 negara, termasuk Seoul, Tokyo, Los Angeles, London, Paris, Jakarta, dan Sao Paulo.
- Januari 2027: Konser terakhir di Seoul sebagai penutup resmi aktivitas grup.
Album Terakhir: Sebuah Karya Perpisahan yang Bermakna
Album yang belum diberi judul ini akan menjadi karya penutup KARD. Menurut DSP Media, album ini akan berisi lagu-lagu yang merefleksikan perjalanan grup dan pesan terima kasih kepada penggemar. Proses produksi melibatkan seluruh anggota secara aktif, mulai dari penulisan lirik hingga aransemen. Single utama dikabarkan bergenre dance-pop dengan sentuhan emosional, menggambarkan perasaan campur aduk antara kesedihan dan kebahagiaan.
Album ini juga akan menampilkan kolaborasi spesial dengan beberapa musisi yang pernah bekerja sama dengan KARD sebelumnya, seperti Samuel Seo dan produser terkenal dari Swedia. Para penggemar menantikan kejutan-kejutan lain yang mungkin disematkan dalam album ini.
Tur Dunia ‘Final Encore’: Momen Berharga Bersama Hidden KARD
Tur dunia ‘Final Encore’ akan menjadi kesempatan terakhir bagi penggemar untuk menyaksikan KARD tampil secara langsung. Tur ini direncanakan lebih megah dari sebelumnya, dengan panggung berteknologi tinggi, efek visual yang memukau, dan setlist yang mencakup semua hits terbesar mereka. Setiap konser akan memiliki segmen khusus di mana anggota berbicara langsung dengan penggemar, berbagi kenangan, dan mengucapkan terima kasih.
Berikut adalah jadwal tur dunia KARD ‘Final Encore’:
| Kota | Negara | Tanggal | Venue |
|---|---|---|---|
| Seoul | Korea Selatan | 10 September 2026 | Olympic Gymnastics Arena |
| Tokyo | Jepang | 20 September 2026 | Nippon Budokan |
| Los Angeles | AS | 5 Oktober 2026 | The Forum |
| London | Inggris | 15 Oktober 2026 | The O2 Arena |
| Jakarta | Indonesia | 25 Oktober 2026 | ICE BSD |
| Sao Paulo | Brasil | 10 November 2026 | Espaço das Américas |
Dampak dan Implikasi bagi Industri K-Pop
Keputusan KARD untuk bubar menimbulkan dampak signifikan, terutama bagi penggemar yang telah setia mendukung selama satu dekade. Namun, di sisi lain, hal ini juga membuka peluang bagi anggota untuk mengejar karier solo atau proyek lain. BM telah menunjukkan minat di bidang produksi musik dan fashion, J.Seph dikenal sebagai penulis lagu berbakat, Somin aktif di dunia akting, dan Jiwoo memiliki bakat di bidang seni visual.
Bagi industri K-Pop, kepergian KARD meninggalkan kekosongan di segmen grup co-ed yang langka. Beberapa grup co-ed lain seperti K-Tigers Zero dan Triple H (yang sudah bubar) tidak mampu bertahan lama. KARD membuktikan bahwa konsep campuran bisa sukses jika dikelola dengan baik. Ke depannya, mungkin akan muncul grup co-ed baru yang terinspirasi dari KARD.
Dari segi ekonomi, tur dunia ‘Final Encore’ diprediksi menghasilkan pendapatan besar, tidak hanya bagi DSP Media tetapi juga bagi industri pariwisata dan perhotelan di kota-kota yang dikunjungi. Tiket konser di beberapa negara sudah habis terjual dalam hitungan jam setelah diumumkan.
Reaksi Penggemar dan Harapan ke Depan
Penggemar KARD, yang dikenal dengan sebutan Hidden KARD, menyambut berita ini dengan campuran kesedihan dan dukungan. Media sosial dipenuhi dengan tagar #ThankYouKARD dan #FinalEncore. Banyak yang mengungkapkan rasa terima kasih atas kenangan indah selama bertahun-tahun. Beberapa komunitas penggemar bahkan merencanakan proyek perpisahan, seperti pembuatan buku kenangan digital dan spanduk raksasa di konser terakhir.
Meski berat, para penggemar berharap para anggota dapat sukses di jalur masing-masing. Mereka juga berharap suatu hari nanti KARD bisa reuni untuk acara spesial, seperti yang dilakukan grup lain sebelumnya.
Penutup: Akhir yang Indah untuk Perjalanan yang Luar Biasa
KARD telah menorehkan sejarah sebagai salah satu grup co-ed paling berpengaruh di K-Pop. Dengan album terakhir dan tur dunia, mereka memberikan hadiah perpisahan yang tak terlupakan bagi Hidden KARD. Keputusan untuk bubar bukanlah akhir, melainkan awal baru bagi para anggota untuk mengejar mimpi mereka. Seperti lirik lagu mereka, ‘Don’t recall, don’t recall, but I remember you’, kenangan bersama KARD akan selalu hidup di hati penggemar. Selamat jalan, KARD. Terima kasih atas musik dan momen berharganya.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.










