Menjaga Stabilitas Harga di Pulau Terluar: Sekda Simeulue Ikuti Rakor Inflasi Nasional

Menjaga Stabilitas Harga di Pulau Terluar: Sekda Simeulue Ikuti Rakor Inflasi Nasional

Suara Pecari, Sinabang – Pemerintah Kabupaten Simeulue menunjukkan komitmen serius dalam menjaga stabilitas harga bahan kebutuhan pokok di tengah tantangan geografis sebagai daerah kepulauan. Sekretaris Daerah (Sekda) Simeulue, Asludin, S.E., M.Kes., mewakili Bupati Simeulue, mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi di Daerah yang digelar secara virtual melalui Zoom Meeting, Senin, 6 Juli 2026. Rakor yang dipimpin langsung oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri, Tomsi Tohir, M.Si., ini dihadiri oleh perwakilan dari berbagai instansi terkait, baik pusat maupun daerah.

Rakor Nasional: Fokus pada Stabilitas Harga dan Ketersediaan Bapok

Dalam arahannya, Sekjen Kemendagri Tomsi Tohir menekankan pentingnya menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan kebutuhan pokok di seluruh daerah, terutama menjelang periode tertentu yang rawan gejolak harga. Ia meminta pemerintah daerah untuk terus memantau perkembangan harga sejumlah komoditas strategis, seperti telur ayam, beras, dan minyak goreng. “Setiap daerah harus mengambil langkah cepat apabila terjadi gejolak harga maupun gangguan distribusi. Koordinasi lintas sektor menjadi kunci utama dalam pengendalian inflasi,” ujar Tomsi Tohir dalam sambutannya.

Simeulue: Tantangan Distribusi di Tengah Rencana Perbaikan Dermaga

Menanggapi arahan tersebut, Sekda Simeulue Asludin menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Simeulue terus memantau kondisi ketersediaan pangan dan perkembangan harga bahan pokok di daerah. Menurutnya, langkah tersebut menjadi semakin penting mengingat adanya rencana perbaikan Dermaga Calang yang berpotensi memengaruhi jalur distribusi logistik dan pasokan kebutuhan pokok menuju Kabupaten Simeulue. “Pemerintah Kabupaten Simeulue terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait untuk memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi, sehingga tidak terjadi kelangkaan maupun lonjakan harga bahan pokok,” ujar Asludin.

Dampak Perbaikan Dermaga Calang terhadap Distribusi Logistik

Dermaga Calang merupakan salah satu infrastruktur vital yang menghubungkan Simeulue dengan daratan utama Aceh. Perbaikan dermaga ini direncanakan akan berlangsung dalam beberapa bulan ke depan. Selama masa perbaikan, aktivitas bongkar muat barang diperkirakan akan terganggu, yang berpotensi memperlambat pasokan bahan pokok ke Simeulue. Oleh karena itu, pemerintah daerah telah menyiapkan langkah antisipatif, termasuk memperkuat stok pangan dan menjalin kerja sama dengan penyedia jasa logistik alternatif.

Komitmen Daerah: Pemantauan Harga dan Koordinasi Lintas Instansi

Asludin menegaskan, pemerintah daerah berkomitmen mendukung upaya pengendalian inflasi melalui pemantauan harga di pasar, penguatan koordinasi lintas instansi, serta pelaksanaan berbagai langkah strategis guna menjaga stabilitas ekonomi dan daya beli masyarakat. “Kami akan terus bersinergi dengan Bulog, BPS, TNI, Polri, dan instansi terkait lainnya untuk memastikan data harga dan ketersediaan pangan akurat sehingga kebijakan yang diambil tepat sasaran,” tambahnya.

Data Harga Bahan Pokok di Simeulue (Juli 2026)

KomoditasHarga Rata-rata (Rp)Perubahan dari Bulan LaluStok (Ton)
Beras Medium12.500+2%85
Telur Ayam28.000+5%12
Minyak Goreng15.000+1%30
Gula Pasir14.0000%20

Sumber: Data sementara dari Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM Simeulue, diolah.

Sinergi Pusat-Daerah sebagai Kunci Pengendalian Inflasi

Melalui rapat koordinasi tersebut, diharapkan sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah semakin kuat dalam mengendalikan inflasi, menjaga kestabilan harga, serta memastikan ketersediaan bahan pokok tetap aman bagi masyarakat. Rakor ini juga menjadi ajang evaluasi kebijakan yang telah dijalankan, serta perumusan langkah-langkah taktis ke depan. Beberapa langkah yang direkomendasikan antara lain:

  • Penguatan operasi pasar murah di titik-titik rawan.
  • Peningkatan frekuensi pemantauan harga harian oleh Satgas Pangan.
  • Percepatan distribusi logistik melalui jalur alternatif jika terjadi hambatan di dermaga.
  • Edukasi kepada masyarakat tentang pola konsumsi yang bijak.

Partisipasi Aktif Forkopimda dan Instansi Terkait

Rakor tersebut turut dihadiri oleh perwakilan Kodim 0115 Simeulue, Letda Inf. Untung Nurjoko; perwakilan Lanal Simeulue, Lettu Laut (S) Samsuri; perwakilan Badan Pusat Statistik (BPS) Simeulue, Rustam; perwakilan Bulog, M. Hasyimi F.; Irban III Inspektorat, Zumarlin; Kabag Ekonomi, Ridwan Nasra; Kabag Prokopim, Romaidon Dharma; Kabid Pangan Dinas Pertanian, Rosmawati, S.P.; serta perwakilan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM Kabupaten Simeulue, Sahlian Ali. Kehadiran mereka menunjukkan bahwa pengendalian inflasi bukan hanya tugas pemerintah daerah, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen.

Implikasi bagi Masyarakat Simeulue

Stabilitas harga bahan pokok sangat memengaruhi daya beli masyarakat, terutama di daerah kepulauan seperti Simeulue yang memiliki keterbatasan akses transportasi. Jika harga tidak terkendali, dampaknya bisa meluas hingga ke sektor pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan sosial. Oleh karena itu, upaya pemerintah daerah dalam mengantisipasi dampak perbaikan Dermaga Calang patut diapresiasi. Masyarakat diharapkan tetap tenang dan tidak melakukan panic buying, karena pemerintah telah menyiapkan stok cadangan.

Penutup Naratif

Di tengah hiruk-pikuk pembangunan nasional, perhatian terhadap daerah-daerah terluar seperti Simeulue menjadi cermin keseriusan pemerintah dalam mewujudkan keadilan ekonomi. Rakor Pengendalian Inflasi kali ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan panggung bagi daerah untuk menyuarakan tantangan spesifik mereka. Dengan komitmen yang ditunjukkan Sekda Asludin dan seluruh jajaran, ada secercah harapan bahwa harga bahan pokok di Simeulue akan tetap terjangkau, dan denyut ekonomi masyarakat pulau akan terus berdetak stabil. Semoga sinergi ini tak hanya berhenti pada rapat virtual, tetapi terwujud dalam aksi nyata di lapangan.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *