Sudirman Said Diperiksa Kejagung, CFD Rasuna Said Ramai Dikunjungi Warga

Sudirman Said Diperiksa Kejagung, CFD Rasuna Said Ramai Dikunjungi Warga

Suara Pecari, Jakarta, 19 Juli 2026 – Mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said kembali menjalani pemeriksaan di Kejaksaan Agung (Kejagung) terkait kasus dugaan korupsi pengelolaan minyak mentah dan produk kilang pada PT Pertamina Energy Trading Ltd (Petral). Pemeriksaan ketiga ini berlangsung pada Jumat (17/7/2026) dan berfokus pada klarifikasi kebijakan yang diambil Sudirman Said saat menjabat di Pertamina dan sebagai menteri. Kehadiran Sudirman Said di Kejagung menjadi sorotan di tengah hiruk-pikuk kegiatan Car Free Day (CFD) di Jakarta yang juga digelar pada Minggu ini.

Sementara itu, Gubernur Jakarta Pramono Anung terus mendorong pemanfaatan Jalan H.R. Rasuna Said sebagai ruang hidup sehat. Sejak awal tahun, Pemprov DKI telah menata kawasan tersebut dengan membongkar tiang monorel dan mempercantik pedestrian. Kini, area tengah yang dulunya dipenuhi tiang monorel telah berubah menjadi taman hijau yang asri. Pramono berharap wajah baru Rasuna Said dapat menginspirasi warga untuk berolahraga dan menggelar berbagai acara.

Pelaksanaan CFD di Rasuna Said pada Minggu (19/7/2026) tetap berlangsung dari pukul 05.30 hingga 10.00 WIB. Meski masih baru, kawasan ini mulai diminati warga, terutama mereka yang mencari suasana lebih sepi dibandingkan CFD di Bundaran HI atau Sudirman-Thamrin. Salah satu pengunjung, Maryani (45) asal Tebet, mengaku lebih memilih Rasuna Said karena tidak terlalu ramai sehingga ia bisa lebih fokus berlari. Hal senada diungkapkan Dena (25) dari Kuningan yang menikmati ketenangan CFD Rasuna Said tanpa gangguan pedagang kaki lima.

Namun, tidak dapat dipungkiri bahwa jumlah pengunjung CFD Rasuna Said masih jauh di bawah Sudirman-Thamrin. Vayu, pengunjung yang sudah tiga kali datang, menyarankan agar diadakan lebih banyak kegiatan promosi, seperti promosi film, untuk menarik keramaian. Menurutnya, CFD Sudirman-Thamrin lebih ramai karena banyak sponsor dan stand. Meski demikian, ia optimis dalam beberapa bulan ke depan Rasuna Said bisa menjadi alternatif yang setara.

Di sisi lain, pemeriksaan Sudirman Said di Kejagung menambah deretan panjang kasus Petral yang telah berjalan sejak beberapa tahun lalu. Sudirman Said mengaku dimintai klarifikasi terkait tugas dan kebijakannya di Pertamina dan Kementerian ESDM. Kasus ini menjadi pengingat bahwa pemberantasan korupsi di sektor energi masih terus bergulir.

Kesimpulannya, dua peristiwa berbeda—pemeriksaan Sudirman Said dan pengembangan CFD Rasuna Said—mencerminkan dinamika Jakarta yang terus berbenah. Di satu sisi, penegakan hukum berjalan untuk membersihkan masa lalu, sementara di sisi lain, pembangunan ruang publik terus digencarkan untuk meningkatkan kualitas hidup warga. Semoga kedua upaya ini membawa perubahan positif bagi ibu kota.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *