KUA Tualang Dampingi Visit Produk Sertifikasi Halal di Traseduh Coffee and Space

KUA Tualang Dampingi Visit Produk Sertifikasi Halal di Traseduh Coffee and Space

Suara Pecari, Bengkalis — Dalam rangka mempercepat sertifikasi halal bagi pelaku usaha mikro dan kecil (UMK), Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Tualang kembali menunjukkan komitmennya dengan mendampingi Pendamping Proses Produk Halal (PPH) melaksanakan visit produk di Traseduh Coffee and Space, Perawang Barat, pada Sabtu, 11 Juli 2026. Kegiatan ini menjadi bagian integral dari program pemerintah untuk memastikan setiap produk yang beredar di masyarakat telah memenuhi standar kehalalan yang ketat.

Kronologi Visit Produk

Visit produk dimulai dengan sambutan dari pemilik Traseduh Coffee and Space, yang kemudian dilanjutkan dengan pemeriksaan menyeluruh oleh tim dari KUA Tualang dan PPH. Penghulu KUA Kecamatan Tualang, M. Jamiur Rahmansyah, bersama Staf KUA Misliadi, dan Pendamping PPH Liska, melakukan inspeksi langsung ke area produksi. Pemeriksaan meliputi bahan baku yang digunakan, proses pengolahan, penyimpanan bahan, peralatan produksi, hingga penyajian produk kepada konsumen. Setiap tahapan diperiksa secara detail untuk memastikan kesesuaian dengan Sistem Jaminan Produk Halal (SJPH).

Aspek yang Diperiksa dalam Visit

Aspek PemeriksaanDeskripsiTemuan
Bahan BakuSumber, jenis, dan sertifikat kehalalan bahanSemua bahan bersertifikat halal
Proses PengolahanMetode memasak, pencampuran, dan penggunaan alatProses sesuai SJPH
PenyimpananTempat penyimpanan bahan baku dan produk jadiTerpisah dari bahan non-halal
PeralatanKebersihan dan status halal alat produksiAlat khusus untuk produk halal
PenyajianCara penyajian kepada konsumenMenggunakan wadah bersih dan terjamin

Edukasi dan Dampak bagi Pelaku Usaha

M. Jamiur Rahmansyah menegaskan bahwa visit produk bukan sekadar formalitas administrasi, melainkan sarana edukasi yang sangat berharga bagi pelaku UMK. “Kami ingin pelaku usaha memahami bahwa halal bukan hanya soal bahan, tetapi juga proses yang higienis, aman, dan sesuai syariat. Ini adalah investasi jangka panjang untuk kepercayaan konsumen,” ujarnya. Melalui pendampingan ini, pemilik Traseduh Coffee and Space mendapatkan wawasan baru tentang pentingnya menjaga konsistensi standar halal di setiap lini produksi.

Dampak positif dari sertifikasi halal tidak hanya dirasakan oleh pelaku usaha, tetapi juga oleh konsumen dan perekonomian daerah. Sertifikat halal memberikan jaminan keamanan dan kenyamanan bagi konsumen, terutama di tengah meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya produk halal. Bagi UMK, sertifikat ini menjadi nilai tambah yang signifikan dalam persaingan pasar, baik lokal maupun nasional. Dengan memiliki sertifikat halal, produk Traseduh Coffee and Space diharapkan mampu menembus pasar yang lebih luas, termasuk ritel modern dan platform e-commerce yang mensyaratkan kehalalan produk.

Komitmen Pemerintah dan Target ke Depan

Kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional percepatan sertifikasi halal yang digalakkan oleh Kementerian Agama. Pemerintah menargetkan seluruh produk UMK di Indonesia bersertifikat halal pada tahun 2026. KUA Tualang berperan aktif dalam mencapai target tersebut dengan memberikan pendampingan intensif kepada pelaku usaha di wilayahnya. Liska, Pendamping PPH, menjelaskan bahwa hasil visit produk akan menjadi dokumen verifikasi penting dalam proses penerbitan sertifikat halal. “Kami memastikan setiap tahap pemeriksaan objektif dan sesuai ketentuan, sehingga sertifikat yang diterbitkan benar-benar kredibel,” tambahnya.

Ke depannya, KUA Tualang berencana mengadakan sosialisasi dan pelatihan rutin bagi pelaku UMK mengenai prosedur sertifikasi halal. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan partisipasi pelaku usaha dalam program ini. Selain itu, kerja sama dengan berbagai pihak, seperti Dinas Koperasi dan UKM, juga akan diperkuat untuk memberikan pendampingan yang lebih komprehensif.

Penutup: Langkah Kecil untuk Perubahan Besar

Visit produk di Traseduh Coffee and Space menjadi contoh nyata bagaimana sinergi antara pemerintah, pendamping PPH, dan pelaku usaha dapat mewujudkan ekosistem usaha yang halal dan berkualitas. Di tengah persaingan yang semakin ketat, sertifikasi halal bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan. Melalui langkah-langkah kecil seperti ini, KUA Tualang bersama para pemangku kepentingan terus bergerak maju, memastikan bahwa setiap produk yang lahir dari tangan-tangan kreatif UMK di Bengkalis tidak hanya lezat, tetapi juga halal dan menenteramkan hati konsumen.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *