Kota Kediri Tuan Rumah Jamda RX King Jatim, Targetkan 5.000 Peserta

Kota Kediri Tuan Rumah Jamda RX King Jatim, Targetkan 5.000 Peserta

Suara Pecari, Kota Kediri bersiap menjadi pusat perhatian para pecinta motor legendaris RX King se-Jawa Timur. Jambore Daerah (Jamda) RX King yang baru pertama kali digelar di kota ini akan berlangsung pada 11-12 Juli 2026 di kawasan GOR Joyoboyo. Dengan target 5.000 peserta, acara ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi komunitas motor, tetapi juga bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Kota Kediri ke-1147. Kepala Disbudparpora Kota Kediri, Bambang Priyambodo, menyatakan bahwa event ini diharapkan mampu mendongkrak sektor pariwisata, perhotelan, kuliner, dan UMKM.

Latar Belakang dan Signifikansi Acara

RX King, motor dua tak legendaris produksi Yamaha, memiliki basis penggemar yang solid di Indonesia, khususnya di Jawa Timur. Komunitas RX King kerap menggelar jambore rutin untuk mempererat tali persaudaraan. Namun, Jamda RX King di Kediri ini istimewa karena menjadi pertama kalinya kota tersebut terpilih sebagai tuan rumah. Pemkot Kediri melihat peluang besar untuk mempromosikan destinasi wisata dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Acara ini juga sejalan dengan visi Kediri City Tourism yang mengedepankan pariwisata berbasis komunitas dan budaya.

Dampak Ekonomi dan Sosial

Kedatangan ribuan peserta dari berbagai daerah diperkirakan akan menggerakkan roda perekonomian Kediri. Beberapa sektor yang diuntungkan antara lain:

  • Perhotelan: Tingkat hunian hotel di Kediri diprediksi meningkat signifikan, mengingat peserta tidak hanya menginap selama acara tetapi juga mengeksplorasi destinasi wisata sekitar.
  • Kuliner: Restoran, warung makan, dan pedagang kaki lima akan kebanjiran pelanggan, terutama pada jam makan siang dan malam.
  • UMKM: Sebanyak 42 pelaku UMKM lokal akan berpartisipasi di area acara, menjajakan produk-produk unggulan seperti kerajinan tangan, makanan khas, dan suvenir.

Bambang Priyambodo menambahkan, “Kami berharap event ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi mampu meninggalkan dampak ekonomi jangka panjang bagi masyarakat Kediri.”

Rangkaian Acara dan Jadwal

Jamda RX King Jatim dikemas dengan beragam kegiatan yang menggabungkan hobi, aksi sosial, dan religi. Berikut jadwal lengkapnya:

Hari / TanggalKegiatanLokasi
Sabtu, 11 Juli 2026Riding bersama, tabur benih ikan di Sungai Brantas, pengajian dan sholawat bersama Gus Elham YahyaStart dari Kantor Disbudparpora, finish di GOR Joyoboyo
Minggu, 12 Juli 2026Penyerahan bantuan peralatan bengkel untuk 10 usaha mikro, hiburan musik, penutupanGOR Joyoboyo

Riding Bersama: Rute dan Pembatasan

Kegiatan riding yang menjadi daya tarik utama akan dibatasi hanya untuk 300 motor demi menjaga kelancaran lalu lintas. Rute yang dilalui adalah jalan protokol Kota Kediri, sehingga masyarakat bisa menyaksikan dan menyemangati para peserta. Okky Dimas, Pembina RX King Indonesia Regional Jatim 2, menjelaskan, “Antusiasme peserta sangat tinggi, bahkan diperkirakan ada yang datang dari luar Jatim. Karena itu kami batasi jumlah riding agar tidak mengganggu aktivitas warga.” Peserta yang tidak ikut riding diarahkan untuk langsung menuju lokasi acara di GOR Joyoboyo atau menikmati destinasi wisata Kediri seperti Simpang Lima Gumul, Air Terjun Dolo, atau Taman Sekartaji.

Persiapan dan Koordinasi

Persiapan sudah dimulai sejak empat bulan lalu. Disbudparpora bersama Polres Kediri Kota, Dinas Perhubungan, dan Satpol PP telah berkoordinasi untuk memastikan keamanan dan kenyamanan. Beberapa langkah yang dilakukan antara lain:

  • Pengalihan arus lalu lintas pada titik-titik tertentu saat riding berlangsung.
  • Penempatan petugas di sepanjang rute dan di lokasi acara.
  • Penyediaan pos kesehatan dan parkir khusus.

Masyarakat Kediri pun diajak untuk berpartisipasi sebagai tuan rumah yang ramah. Bambang Priyambodo mengimbau warga untuk menyambut para tamu dengan senyum dan keramahan khas Kediri.

Kronologi Peristiwa Menuju Jamda

  1. Maret 2026: Komunitas RX King Jatim 2 mengajukan proposal ke Pemkot Kediri, yang langsung disambut baik.
  2. April 2026: Rapat koordinasi antar-OPD dan pihak keamanan mulai digelar.
  3. Mei 2026: Sosialisasi kepada pelaku UMKM dan hotel untuk menyambut peserta.
  4. Juni 2026: Pendaftaran peserta dibuka dan dalam waktu singkat mencapai ribuan.
  5. 11-12 Juli 2026: Pelaksanaan Jamda RX King Jatim.

Dampak dan Implikasi bagi Kota Kediri

Keberhasilan Jamda RX King Jatim di Kediri diharapkan membuka peluang bagi event-event serupa di masa depan. Potensi dampaknya meliputi:

  • Branding Kota: Kediri dikenal sebagai destinasi ramah komunitas motor dan memiliki daya tarik wisata yang beragam.
  • Peningkatan Investasi: Sektor perhotelan dan kuliner bisa menarik investor baru.
  • Penguatan Komunitas: Solidaritas antar anggota RX King dan hubungan dengan pemerintah daerah semakin erat.

Bagi pemerintah, acara ini menjadi bukti bahwa sinergi antara komunitas, swasta, dan pemerintah mampu mendongkrak perekonomian daerah tanpa mengesampingkan nilai sosial dan budaya.

Penutup

Jambore Daerah RX King Jatim bukan sekadar kumpul-kumpul para bikers. Ia menjadi cerminan bagaimana sebuah kota kecil seperti Kediri mampu menggelar event berskala besar dengan dampak multidimensi. Dari ekonomi hingga pariwisata, dari silaturahmi hingga aksi sosial, semua terangkum dalam dua hari yang penuh makna. Masyarakat Kediri dan seluruh peserta diharapkan dapat menikmati setiap momen, dan yang terpenting, meninggalkan kesan bahwa Kediri bukan tujuan singgah, melainkan destinasi yang patut dikenang.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *