Zohran Mamdani Dukung UU Perlindungan Kurir, Amazon Diminta Bertanggung Jawab

Zohran Mamdani Dukung UU Perlindungan Kurir, Amazon Diminta Bertanggung Jawab

Suara Pecari, New York City – Wali Kota New York City, Zohran Mamdani, memberikan dukungan penuh terhadap rancangan Undang-Undang Delivery Protection yang bertujuan memperketat pengawasan perusahaan jasa pengiriman besar serta meningkatkan keselamatan para kurir dan masyarakat.

Fakta Utama UU Perlindungan Kurir

Rancangan undang-undang ini disponsori oleh Anggota Dewan New York City, Tiffany L. Cabán, yang akan mewajibkan gudang dan fasilitas distribusi last-mile untuk memperoleh lisensi dari Department of Consumer and Worker Protection (DCWP). Regulasi tersebut menetapkan standar minimum mengenai keselamatan, pelatihan, dan perlindungan pekerja pengiriman.

Salah satu ketentuan penting adalah mewajibkan perusahaan besar seperti Amazon untuk bertanggung jawab langsung atas pekerja yang menjalankan layanan inti pengiriman. Hal ini menjadi perhatian karena selama ini perusahaan-perusahaan tersebut menggunakan sistem subkontrak yang dianggap menghindari tanggung jawab terhadap kondisi kerja para pekerja.

Penjelasan dan Alasan Dukungan Mamdani

Zohran Mamdani menilai bahwa model bisnis yang digunakan Amazon dan perusahaan sejenisnya bernilai miliaran dolar namun mengabaikan tanggung jawab langsung terhadap kurir dan pekerja pengiriman. Ia menegaskan bahwa peningkatan fasilitas last-mile di New York City berbanding lurus dengan meningkatnya kecelakaan lalu lintas dan cedera pekerja.

Menurut Mamdani, perlindungan terhadap pekerja pengiriman juga penting untuk menjaga keselamatan masyarakat sekitar fasilitas logistik. Ia menyatakan, “Warga New York tidak seharusnya dipaksa mensubsidi keuntungan perusahaan dengan jalanan yang semakin tidak aman dan pekerjaan yang semakin tidak pasti. Orang-orang yang membuat perusahaan-perusahaan ini berjalan berhak mendapatkan martabat, stabilitas, dan tempat kerja yang aman.”

Konteks dan Data Pendukung

Sejak 2017, New York City telah membuka setidaknya 18 fasilitas last-mile besar, dengan 11 di antaranya sejak 2020. Laporan Office of the Comptroller pada 2025 menunjukkan bahwa 78 persen wilayah di sekitar fasilitas ini mengalami peningkatan kecelakaan yang menyebabkan cedera.

<

Contohnya, kecelakaan di sekitar gudang besar FedEx di kawasan Maspeth meningkat sebesar 53 persen, sedangkan di sekitar gudang Amazon naik 48 persen. Kawasan East New York juga mencatat peningkatan kecelakaan tajam dalam radius setengah mil dari fasilitas last-mile.

Dampak Rancangan Undang-Undang

Dengan diberlakukannya Delivery Protection Act, fasilitas last-mile diwajibkan memenuhi standar keselamatan dan perlindungan pekerja yang ketat. Perusahaan akan diminta bertanggung jawab atas pengaturan kuota, jadwal, dan rute pengiriman karena kebijakan tersebut sangat mempengaruhi kondisi kerja dan keselamatan publik.

Langkah ini diharap dapat mendorong perbaikan kondisi kerja kurir sekaligus mengurangi risiko kecelakaan yang selama ini meningkat seiring pertumbuhan pesat pusat pengiriman last-mile di New York City.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *