Komisi V DPR RI Kawal Perpanjangan Akses Tol Jogja-Solo ke Bokoharjo

Komisi V DPR RI Kawal Perpanjangan Akses Tol Jogja-Solo ke Bokoharjo

Suara Pecari, Yogyakarta – Komisi V DPR RI tengah mengawal rencana perpanjangan akses tol Jogja-Solo dari Purwomartani hingga Bokoharjo, Sleman. Langkah ini bertujuan untuk mempermudah kendaraan yang menuju Gunungkidul agar tidak harus keluar tol di Purwomartani dan melewati Jalan Raya Jogja-Solo yang sering padat.

Inisiatif Perpanjangan Akses Tol

Usulan perpanjangan akses tol ini merupakan tindak lanjut dari usulan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X. Komisi V DPR RI, yang memiliki tugas pengawasan di bidang infrastruktur jalan dan tol, mendukung penuh rencana tersebut dan melakukan kunjungan kerja spesifik ke ruas Tol Solo-Yogyakarta pada Jumat (17/7).

Ketua Kelompok Fraksi (Kapoksi) Komisi V DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, Danang Wicaksana Sulistya, memimpin tim meninjau persiapan pintu tol Purwomartani dan menerima laporan dari Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) serta Jasa Marga mengenai rencana perpanjangan akses hingga Bokoharjo.

Manfaat Perpanjangan Akses

Menurut Danang, akses tol yang diperpanjang hingga Bokoharjo akan memberikan jalur lanjutan bagi kendaraan menuju Gunungkidul tanpa harus keluar tol di Purwomartani dan bertemu dengan Jalan Raya Jogja-Solo yang rawan macet. Hal ini diharapkan dapat mengurangi beban lalu lintas di jalan tersebut, meningkatkan kelancaran perjalanan, dan memberikan efisiensi waktu bagi pengguna jalan tol.

Kajian dan Pelaksanaan

Komisi V meminta BPJT untuk mempercepat kajian teknis terkait perpanjangan akses ini dan meminta Jasa Marga sebagai Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) untuk mengkaji kemungkinan pelaksanaannya. Secara umum, skema kerja sama antara pemerintah dan badan usaha tidak mengalami kendala berarti, namun diperlukan tambahan anggaran dari Jasa Marga untuk menyelesaikan paket perpanjangan akses ini.

Progres Pembangunan dan Target Operasional

Progres pembangunan sudah mencapai pintu exit tol Purwomartani. Rencananya, pintu exit ini akan dapat difungsikan kembali pada periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) sebelum beroperasi penuh pada 2027. Sementara itu, perpanjangan akses hingga Bokoharjo ditargetkan bisa berfungsi pada periode Lebaran mendatang, bersamaan dengan penyelesaian ruas Inpres Jalan Daerah Prambanan-Gayamharjo yang menjadi penghubung ke wilayah Gunungkidul.

Kontribusi Terhadap Infrastruktur Regional

Perpanjangan akses tol ini menjadi bagian dari upaya peningkatan infrastruktur transportasi di Daerah Istimewa Yogyakarta yang tidak hanya mendukung mobilitas penduduk, tetapi juga memperlancar distribusi barang dan jasa. Dengan demikian, proyek ini diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap perekonomian dan kelancaran aktivitas masyarakat di wilayah tersebut.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *