Mendagri Perkuat Keamanan Siber untuk Digitalisasi Akta Kelahiran
Suara Pecari, Jakarta – Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian mengumumkan penguatan sistem keamanan siber pada Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) yang mendukung digitalisasi akta kelahiran. Langkah ini bertujuan untuk menjaga keamanan data kelahiran yang kini terintegrasi dengan data fasilitas kesehatan.
Penguatan Keamanan Siber dalam Digitalisasi Akta Kelahiran
Mendagri Tito Karnavian menjelaskan bahwa sistem keamanan siber Dukcapil sedang diperkuat secara signifikan. Hal ini sebagai respons terhadap kebutuhan menjaga kerahasiaan dan integritas data kependudukan, khususnya data kelahiran yang kini diproses secara digital.
“Kami sudah memperkuat sistem cybersecurity-nya. Sistem security-nya kami perkuat betul untuk Dukcapil sekarang ini,” ujar Mendagri saat ditemui di Jakarta Selatan, Jumat (14/8/2026).
Integrasi Data Antara Dukcapil dan Kementerian Kesehatan
Salah satu upaya untuk mendukung digitalisasi akta kelahiran adalah kerja sama antara Dukcapil dan Kementerian Kesehatan melalui integrasi sistem SATUSEHAT dengan Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK). Integrasi ini memungkinkan data kelahiran yang tercatat di fasilitas kesehatan langsung terhubung dengan sistem administrasi kependudukan secara real-time.
Melalui sistem ini, bayi yang lahir di luar fasilitas kesehatan tetap dapat memperoleh akta kelahiran digital dengan prosedur yang diatur melalui surat edaran dari Mendagri. Hal ini memastikan tidak ada bayi yang terlewatkan dalam pencatatan kependudukan, sekaligus mempercepat proses administrasi.
Manfaat dan Dampak Digitalisasi Akta Kelahiran
- Mempercepat Proses Administrasi: Digitalisasi menghilangkan proses manual yang selama ini memakan waktu lebih lama.
- Menjamin Keamanan Data: Penguatan keamanan siber melindungi data pribadi warga dari potensi kebocoran dan penyalahgunaan.
- Meningkatkan Akurasi Data: Integrasi dengan data kesehatan membantu meminimalkan kesalahan dalam pencatatan kelahiran.
- Mendukung Inklusi Administrasi: Bayi yang lahir di luar fasilitas kesehatan tetap dapat terdata secara resmi dan memperoleh akta kelahiran digital.
Konteks dan Latar Belakang
Digitalisasi dokumen kependudukan merupakan bagian dari upaya pemerintah mempercepat transformasi layanan publik berbasis teknologi informasi. Dengan penguatan keamanan siber, pemerintah memastikan bahwa transformasi ini berjalan dengan aman dan dapat dipercaya oleh masyarakat.
Implementasi digitalisasi akta kelahiran yang didukung oleh integrasi data antar kementerian menjadi langkah strategis untuk meningkatkan efisiensi administrasi kependudukan sekaligus menjamin hak-hak dasar warga negara.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.









