Olivia Spill Alasan ‘Paksa’ Denny Sumargo Bikin Film Baby Udon

Olivia Spill Alasan 'Paksa' Denny Sumargo Bikin Film Baby Udon

Suara Pecari – Film “Baby Udon” yang akan tayang mulai 3 September 2026 di bioskop Indonesia merupakan hasil kolaborasi pasangan artis Denny Sumargo dan Olivia Allan sebagai produser perdana. Film ini diangkat dari kisah nyata perjuangan Fanny Kondoh dan mendiang suaminya, Hajime Kondoh.

Olivia Allan mengungkapkan bahwa dirinya yang mendorong Denny Sumargo untuk menggarap film ini setelah terinspirasi dari kisah Fanny. Olivia merasa cerita itu memiliki kekuatan memberikan harapan dan pelajaran bagi banyak kalangan, termasuk pejuang garis dua, pejuang kanker, serta single mother di Indonesia.

“Pada saat Fanny podcast, aku melihat cerita ini bisa memberikan harapan untuk banyak orang. Pejuang dua garis, aku salah satunya. Lalu, pejuang kanker, single mother. Banyak sekali yang akan relate dengan film ini dan banyak pelajaran yang bisa diambil,” ujar Olivia dalam konferensi pers di Jakarta Pusat, Rabu (26/8).

Meskipun sudah banyak pihak yang tertarik mengangkat kisah Fanny ke layar lebar, Fanny Kondoh memilih Olivia karena merasa Olivia memahami posisinya. Kepercayaan ini yang membuat Olivia mengajak sang suami untuk serius menggarap “Baby Udon”.

Peran Denny Sumargo dan Perubahan Karakter

Denny Sumargo berperan sebagai Hajime Kondoh, suami Fanny yang berkarakter lembut. Denny mengakui bahwa kehadiran Olivia dalam kehidupannya membuat dirinya menjadi lebih sabar dan respek, berbeda dari karakter lamanya yang keras dan temperamental.

“Dia mengubah banyak hal dari hidup saya, saya jadi lebih sabar. Karena kalau tidak ada dia, mungkin ada kejadian dulu orangnya sudah saya pukul atau saya samperin,” kata Denny saat peluncuran film “Baby Udon” di Jakarta, Rabu (26/8).

Denny juga menegaskan bahwa ia berusaha menjaga komitmen rumah tangganya dengan tidak tergoda oleh wanita lain setelah bersama Olivia. Ia menganggap bahwa kesabaran dan respek itu datang karena ia menghormati istrinya yang layak dihormati.

Kisah Fanny Kondoh yang Mengharukan

Film “Baby Udon” bercerita tentang perjalanan cinta Fanny Kondoh, seorang perempuan muda Indonesia, dengan Hajime Kondoh, seorang pria Jepang yang datang ke Indonesia untuk urusan pekerjaan. Setelah menikah, mereka menjalani kehidupan rumah tangga penuh tantangan, termasuk perjuangan untuk memiliki anak.

Fanny Kondoh sendiri hadir dalam pemutaran perdana film dan menyampaikan pesan mengharukan kepada mendiang suaminya. Ia berharap film ini dapat mengenang Hajime sekaligus menjadi inspirasi bagi banyak orang yang menyaksikan perjuangan mereka.

“Teruntuk suami tercintaku, aku berharap kamu bisa melihat sebanyak apa orang di sini yang merayakan kisah cinta dan perjuangan kita untuk KazKaz. Film ini ada untuk mengenangmu dan agar KazKaz bisa tahu kalau ayahnya adalah sosok yang luar biasa,” ucap Fanny di Jakarta, Rabu (26/8).

Peran Caitlin Halderman sebagai Fanny Muda

Aktris Caitlin Halderman memerankan sosok Fanny muda dalam film ini. Caitlin mengaku peran tersebut sangat menguras emosi karena kisah hidup Fanny yang penuh dengan tantangan dan masalah tak berkesudahan.

“Kasihan banget. Habis selesai ini, ada lagi, ada lagi, kayak enggak kelar-kelar nih masalah hidupnya,” ungkap Caitlin saat ditemui di Jakarta Pusat. Ia juga mengagumi kekuatan Fanny yang tetap kuat menghadapi semua cobaan hidup.

Pengambilan adegan film “Baby Udon” berlangsung selama 18 hari, namun intensitas emosional yang harus dihadapi cukup tinggi bagi para pemain, khususnya Caitlin.

Produksi dan Jadwal Tayang

Film ini disutradarai oleh Fajar Bustomi dengan skenario yang ditulis oleh Oka Aurora. Diproduksi oleh Sumargo Films dan LYTO Pictures, film “Baby Udon” berdurasi 115 menit dan siap menginspirasi penonton dengan kisah nyata yang mengharukan.

Jajaran produser film ini terdiri dari Denny Sumargo, Olivia Allan, Andi Suryanto, dan Marcella Daryanani. “Baby Udon” dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai tanggal 3 September 2026.

Film ini tidak hanya menjadi karya seni, tetapi juga bentuk penghormatan dan inspirasi dari kisah cinta dan perjuangan Fanny Kondoh dan Hajime Kondoh yang nyata.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *