FIFA Membuka Tender Hak Siar Piala Dunia 2030 dan 2034 di Amerika Serikat
Suara Pecari – FIFA resmi membuka proses tender hak siar media untuk Piala Dunia 2030 dan 2034 di wilayah Amerika Serikat serta Puerto Riko mulai pekan ini. Proses ini mengundang berbagai jaringan televisi dan platform penyiaran digital untuk mengajukan penawaran resmi paling lambat 19 November mendatang.
Strategi Penyiaran Modern FIFA
FIFA mendorong pendekatan penyiaran yang inovatif dan fleksibel guna menjangkau penonton yang lebih luas di Amerika Utara. Perubahan tren konsumsi media dari televisi konvensional ke platform streaming menjadi alasan utama FIFA membuka peluang bagi penyedia layanan digital untuk ikut serta dalam tender ini.
Contoh nyata dari perubahan ini adalah kesepakatan Netflix mengamankan hak siar Piala Dunia 2030 untuk wilayah Spanyol dan Andorra, yang menandakan kesiapan FIFA melampaui penyiaran televisi linear tradisional.
Konsep Unik Piala Dunia 2030 dan Penunjukan Tuan Rumah 2034
Piala Dunia 2030 akan menjadi turnamen lintas benua yang unik. Spanyol, Portugal, dan Maroko akan menjadi tuan rumah utama dengan sebagian besar pertandingan berlangsung di sana. Selain itu, Argentina, Paraguay, dan Uruguay dijadwalkan menggelar laga pembuka sebagai penghormatan terhadap ulang tahun ke-100 turnamen.
Piala Dunia 2034 akan diselenggarakan secara eksklusif di Arab Saudi, menandai kembalinya turnamen utama ke kawasan Timur Tengah.
Lonjakan Minat Penonton di Amerika Serikat
Pasar Amerika Serikat diprediksi akan menjadi arena persaingan sengit dalam perebutan hak siar ini karena minat penonton yang terus meningkat pesat. Pada Piala Dunia 2026, Fox memegang hak siar bahasa Inggris dan Telemundo untuk bahasa Spanyol di wilayah tersebut.
Data internal FIFA mencatat rata-rata 13,5 juta penonton per pertandingan pada berbagai platform di Amerika Serikat, meningkat 166 persen dibandingkan Piala Dunia 2022 di Qatar. Lonjakan ini menunjukkan nilai komersial yang sangat tinggi bagi penyedia hak siar.
Peluang dan Dampak Tender Hak Siar
Tender ini membuka kesempatan bagi berbagai jaringan televisi dan platform digital untuk mengakses pasar yang terus berkembang. FIFA berharap kemitraan media di masa depan dapat menyediakan akses yang lebih luas dan fleksibel bagi penggemar sepak bola di seluruh Amerika Utara. Pendekatan inovatif ini juga mencerminkan perubahan cara masyarakat mengonsumsi konten olahraga secara global.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.










