Makna Waisak bagi Umat Buddha dalam Menjalankan Kebajikan
Suara Pecari | Umat Buddha di berbagai daerah memperingati Hari Raya Trisuci Waisak 2570 BE pada Minggu, 31 Mei 2026. Perayaan tahunan tersebut dilaksanakan saat purnama bulan Waisak sebagai momentum mengenang tiga peristiwa suci kehidupan Buddha Gautama.
Hari Raya Trisuci Waisak diperingati umat Buddha untuk mengenang tiga peristiwa penting dalam perjalanan Buddha Gautama. Peristiwa tersebut meliputi kelahiran Siddharta Gautama, pencapaian Penerangan Sempurna, serta wafatnya Buddha Gautama di Kusinara.
Menjelang perayaan Waisak, umat Buddha umumnya melaksanakan berbagai kegiatan keagamaan dan sosial di lingkungan masyarakat. Kegiatan tersebut meliputi membersihkan vihara, berziarah ke makam leluhur, serta membersihkan makam para pahlawan nasional.
Pada peringatan Waisak, umat Buddha juga melaksanakan puja tepat ketika bulan purnama mencapai puncak kemunculannya. Selain kegiatan ibadah, berbagai perlombaan serta pertunjukan kesenian turut diselenggarakan untuk memeriahkan suasana perayaan Waisak tahunan.
Peringatan pencapaian Penerangan Sempurna Buddha Gautama menjadi inspirasi umat Buddha untuk terus menjalankan kebajikan dalam kehidupan sehari-hari. Perayaan Waisak tidak hanya dimaknai sebagai tradisi keagamaan, melainkan momentum meneladani sifat luhur dan semangat Buddha.
Artikel ini dipublikasikan oleh Suara Pecari.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.












