Kuliner Khas Waisak di Berbagai Negara

Kuliner Khas Waisak di Berbagai Negara

Suara Pecari | Hari Waisak adalah hari penting bagi umat Buddha di seluruh dunia. Perayaan ini memperingati tiga peristiwa penting dalam kehidupan Buddha Gautama, yaitu kelahiran, pencerahan, dan kematian. Di berbagai negara, Waisak dirayakan dengan meriah, termasuk penyajian kuliner khas yang berbeda-beda.

Di Tibet, perayaan Waisak diisi dengan tradisi unik berupa pelepasan hewan ke alam bebas. Umat Buddha setempat tidak mengonsumsi makanan berbasis hewan selama Waisak, dan hanya menyajikan buah serta sayur. Di Jepang, Waisak dirayakan melalui festival bunga Hana Matsuri yang memperingati kelahiran Buddha. Salah satu makanan khas yang disajikan adalah chirashi, yaitu sushi yang disajikan dengan sayuran dan aneka seafood.

Di Sri Lanka, makanan khas Waisak adalah kaju paan yang dibuat dari campuran tepung kacang mete dan bahan lainnya. Makanan ini diisi dengan gula, kacang almond, dan kelopak bunga mawar. Di India, Waisak yang dikenal sebagai Buddha Purnima dirayakan dengan beribadah di kuil serta menikmati hidangan khas kheer. Kheer merupakan bubur nasi yang dimasak dengan susu, gula, kismis, kapulaga, dan kacang almond.

Perayaan Waisak di berbagai negara menunjukkan keberagaman budaya dan tradisi umat Buddha. Makanan khas yang disajikan juga merupakan bagian dari perayaan yang meriah.

Artikel ini dipublikasikan oleh Suara Pecari.

Tinggalkan Balasan