Angkringan Sederhana Kuto Jadi Favorit Warga Bersantai
Suara Pecari, Palembang, 14 Juli 2026 – Di tengah hiruk-pikuk Kota Palembang, sebuah angkringan sederhana di kawasan Kuto berhasil mencuri perhatian warga. Angkringan 99, yang berdiri sejak 2015 di Jalan Slamet Riyadi 11, Ilir Timur II, Kuto, Palembang, telah menjadi tempat favorit untuk bersantai bersama teman dan keluarga. Dengan harga makanan dan minuman yang sangat terjangkau, tempat ini menawarkan pengalaman bersantai yang autentik dan ramah di kantong.
Sejarah dan Perkembangan Angkringan 99
Angkringan 99 didirikan oleh Taufik pada tahun 2015. Berawal dari sebuah gerobak kecil di pinggir jalan, Taufik merintis usahanya dengan tekad kuat untuk menyediakan kuliner murah namun berkualitas. Selama lebih dari satu dekade, angkringan ini terus berkembang dan kini telah menjadi ikon kuliner di kawasan Kuto. Taufik menceritakan bahwa awal mula usahanya tidaklah mudah, namun berkat kerja keras dan dukungan pelanggan setia, Angkringan 99 mampu bertahan dan bahkan semakin ramai dikunjungi.
Menu Andalan dan Harga Terjangkau
Salah satu daya tarik utama Angkringan 99 adalah harga yang sangat bersahabat. Seluruh menu dibanderol mulai dari Rp1.500 hingga Rp6.000 per porsi. Menu yang ditawarkan beragam, mulai dari es teh tarik, es teh manis, pempek, hingga aneka kue tradisional. Taufik menjelaskan bahwa es teh tarik menjadi menu andalan sekaligus ciri khas usahanya. “Es teh tarik di sini yang menjadi ciri khasnya dari angkringan ini,” ujarnya saat ditemui pada Sabtu, 3 Juli 2026.
Berikut adalah daftar menu dan harga di Angkringan 99:
| Menu | Harga |
|---|---|
| Es Teh Tarik | Rp4.000 |
| Es Teh Manis | Rp3.000 |
| Pempek | Rp5.000 |
| Kue Tradisional | Rp1.500 – Rp6.000 |
Lokasi Strategis dan Kemudahan Akses
Keberadaan Angkringan 99 di kawasan Kuto juga menjadi nilai tambah. Lokasinya yang berada di pusat kota Palembang membuat tempat ini mudah dijangkau dari berbagai arah. Selain itu, area sekitar yang ramai dan dekat dengan berbagai tempat wisata seperti Jembatan Ampera dan Benteng Kuto Besak (BKB) menjadikan angkringan ini sebagai tempat singgah yang ideal bagi wisatawan maupun warga lokal. Banyak pelanggan pertama kali mengetahui angkringan ini melalui media sosial, yang menunjukkan betapa kuatnya pengaruh platform digital dalam mempromosikan usaha kecil.
Kesaksian Pelanggan Setia
Salah seorang pelanggan, Bayu, mengaku hampir setiap hari datang ke Angkringan 99. Menurutnya, cita rasa makanan yang enak serta harga yang setara dengan warung kaki lima menjadi alasan utama dirinya kembali berkunjung. “Hampir setiap hari datang ke angkringan ini dan cita rasa makanan yang enak serta harga yang setara dengan warung kaki lima menjadi alasan utama, saya kembali berkunjung,” katanya. Bayu juga menambahkan bahwa suasana angkringan yang santai dan pelayanan yang ramah membuatnya betah berlama-lama.
Dampak dan Implikasi bagi Masyarakat dan Industri Kuliner
Kehadiran Angkringan 99 tidak hanya memberikan pilihan kuliner murah bagi masyarakat, tetapi juga berdampak positif pada perekonomian lokal. Usaha ini menyerap tenaga kerja dari sekitar dan menjadi contoh bagaimana bisnis kecil dapat berkembang dengan strategi harga terjangkau dan kualitas terjaga. Selain itu, fenomena angkringan yang viral di media sosial menunjukkan bahwa sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di bidang kuliner memiliki potensi besar untuk dipromosikan secara digital. Pemerintah daerah pun diharapkan dapat memberikan dukungan lebih, seperti pelatihan manajemen usaha dan akses permodalan, agar UMKM serupa dapat tumbuh dan bersaing.
Harapan Pengelola dan Pelanggan
Taufik berharap angkringannya terus ramai pengunjung dan dapat berkembang pada masa mendatang. Ia bercita-cita untuk membuka cabang di lokasi lain dan memperluas variasi menu. Harapan serupa juga disampaikan Bayu yang ingin usaha tersebut tetap bertahan dan terus menjadi pilihan masyarakat. “Saya berharap Angkringan 99 bisa terus eksis dan menjadi tempat favorit warga Palembang,” ujar Bayu.
Di tengah gempuran kafe modern dan restoran cepat saji, Angkringan 99 membuktikan bahwa kesederhanaan dan kehangatan tetap memiliki tempat di hati masyarakat. Dengan harga yang ramah di kantong, cita rasa yang autentik, dan lokasi yang strategis, angkringan ini tidak hanya menjadi tempat untuk mengisi perut, tetapi juga ruang untuk berbagi cerita dan kebersamaan. Ke depannya, semoga usaha seperti ini terus bermunculan dan menghidupkan kembali semangat gotong royong dan kearifan lokal dalam industri kuliner Indonesia.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.








