MSCI Keluarkan 18 Saham Indonesia dari Indeks Global

MSCI Keluarkan 18 Saham Indonesia dari Indeks Global

Suara Pecari | MSCI resmi mengeluarkan 18 saham Indonesia dari indeks globalnya, baik dari kategori MSCI Global Standard Indexes maupun MSCI Small Cap Indexes. Keputusan ini diumumkan berdasarkan hasil rebalancing indeks periode Mei 2026.

Salah satu emiten yang terkena dampak dari keputusan MSCI adalah konglomerat Prajogo Pangestu. Tiga saham milik Prajogo, yaitu PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN), PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA), dan PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN), dikeluarkan dari indeks MSCI.

Saham-saham tersebut juga tercatat melemah pada pembukaan perdagangan pagi hari ini. BREN melemah 6,93% ke harga Rp 3.360 per saham, TPIA melemah 13,27% ke harga Rp 4.380 per saham, dan CUAN melemah 10,05% ke harga Rp 850 per saham.

Baca juga:

PT Petrosea Tbk (PTRO) juga melemah 1,40% ke harga Rp 5.300 per saham. Sementara itu, PT Barito Pacific Tbk (BRPT) melemah 1,32% ke harga Rp 2.250 per saham.

MSCI juga mengeluarkan beberapa saham lain dari indeks globalnya, termasuk PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN), PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA), dan PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT).

Baca juga:

Keputusan MSCI ini berdampak besar terhadap sejumlah saham Indonesia di Bursa Efek Indonesia (BEI). Namun, beberapa emiten besar seperti BBCA dan BBRI masih bertahan di indeks MSCI.

Hasil rebalancing MSCI Mei 2026 mulai berlaku efektif pada tanggal 31 Mei 2026. Investasi di saham-saham yang dikeluarkan dari indeks MSCI harus dilakukan dengan hati-hati dan mempertimbangkan risiko yang terkait.

Baca juga:

Dalam beberapa hari terakhir, saham-saham yang dikeluarkan dari indeks MSCI mengalami penurunan harga yang signifikan. Hal ini menunjukkan bahwa keputusan MSCI memiliki dampak yang besar terhadap harga saham di Bursa Efek Indonesia.

Investor harus mempertimbangkan keputusan MSCI dan melakukan analisis yang lebih lanjut sebelum melakukan investasi di saham-saham yang dikeluarkan dari indeks MSCI.

Baca juga:

Dengan demikian, investor dapat membuat keputusan yang lebih tepat dan mengurangi risiko yang terkait dengan investasi di saham-saham yang dikeluarkan dari indeks MSCI.

Baca juga:

Tinggalkan Balasan